Rabu, 15 Juli 2026 WIB

Bupati Samosir Buka Turnamen Sepak Bola U-17 Piala Bupati 2026, Siapkan Bibit Atlet Masa Depan

editor - Sabtu, 20 Juni 2026 15:34 WIB
Bupati Samosir Buka Turnamen Sepak Bola U-17 Piala Bupati 2026, Siapkan Bibit Atlet Masa Depan
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Usia 17 Tahun (U-17) Piala Bupati Samosir 2026 dengan melakukan tendangan perdana (kick-off) di Lapangan Ambarita, Kecamatan Simanindo, Sabtu (20/6/2026).

SAMOSIR – Bupati Samosir Vandiko T. Gultom secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Usia 17 Tahun (U-17) Piala Bupati Samosir 2026 dengan melakukan tendangan perdana (kick-off) di Lapangan Ambarita, Kecamatan Simanindo, Sabtu (20/6/2026). Turnamen yang diikuti 24 tim dari seluruh kecamatan di Kabupaten Samosir ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat pembinaan atlet usia muda sekaligus mencetak regenerasi pesepak bola berprestasi.

Kompetisi yang berlangsung hingga 18 Agustus 2026 tersebut memperebutkan total hadiah sebesar Rp40 juta. Seluruh peserta merupakan pelajar yang berasal dari sekolah maupun tim sepak bola yang telah dibentuk di masing-masing kecamatan.

Dalam sambutannya, Bupati Vandiko menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Samosir berkomitmen mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, komitmen itu diwujudkan melalui penyelenggaraan berbagai ajang olahraga berskala regional, nasional, hingga internasional dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga:
"Kabupaten Samosir telah sukses menyelenggarakan berbagai event olahraga, mulai dari tingkat nasional hingga internasional. Kita pernah menjadi tuan rumah PON, menyelenggarakan Aquabike Jetski dan trail run, serta terus mendukung pembinaan olahraga pelajar, termasuk melalui turnamen futsal tahun lalu dan sepak bola U-17 tahun ini," ujar Vandiko.

Ia menjelaskan, penyelenggaraan Piala Bupati tahun ini berbeda dari edisi sebelumnya yang diperuntukkan bagi peserta umum. Pemerintah Kabupaten Samosir memilih kategori U-17 sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia muda yang sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

"Sumatera Utara menjadi tuan rumah Piala AFF U-19. Karena itu, tahun ini Piala Bupati yang biasanya diperuntukkan bagi umum kita ubah menjadi U-17. Semoga dari turnamen ini lahir bibit-bibit unggul yang kelak menjadi bagian dari regenerasi sepak bola nasional," katanya.

Vandiko mengajak seluruh peserta memanfaatkan turnamen sebagai sarana mengembangkan kemampuan teknik, memperkuat kerja sama tim, membangun komunikasi, dan mempererat persaudaraan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan.

"Kalau sepak bola menjadi cita-cita kalian, inilah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Jangan cederai diri dengan permainan yang tidak sportif. Bermainlah dengan jujur dan penuh semangat," pesannya.

Selain menekankan aspek prestasi, Vandiko mengingatkan bahwa pelaksanaan turnamen tidak boleh mengganggu kegiatan belajar para peserta. Ia meminta panitia, sekolah, dan guru bersama-sama memastikan keseimbangan antara pendidikan dan pembinaan olahraga.

"Moral, kreativitas, dan kemampuan fisik anak-anak harus berjalan seimbang. Jangan sampai kegiatan ini menghambat proses pembelajaran. Saya berharap seluruh guru dapat mendukung dan mengawal turnamen ini dengan baik," ujarnya.

Menurut Vandiko, pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kompetisi yang terencana sehingga proses seleksi atlet menuju tingkat provinsi maupun nasional berlangsung objektif dan terukur.

"Kita tidak boleh lagi menentukan wakil daerah secara tiba-tiba. Harus ada pembinaan dan kompetisi yang berkesinambungan agar atlet yang mewakili Samosir di tingkat provinsi maupun nasional benar-benar siap," tegasnya.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Samosir, Rismawati Simarmata, menilai turnamen tersebut menjadi investasi penting bagi masa depan olahraga daerah.

"Anak-anak ini adalah bibit yang akan memajukan Samosir. Sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga dapat menjadi jalan menuju masa depan yang lebih baik. Siapa tahu dari lapangan ini lahir pemain profesional yang mengharumkan nama daerah hingga tingkat internasional," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Samosir yang mewakili Kapolres mengajak seluruh peserta menjaga sportivitas serta menjadikan turnamen sebagai sarana belajar dan mempererat persaudaraan.

Ketua Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) Kabupaten Samosir, Jonson Gultom, mengatakan kompetisi U-17 tersebut merupakan yang pertama kali digelar di Kabupaten Samosir. Ia berharap turnamen menjadi wadah menemukan talenta muda yang nantinya mampu mewakili Samosir pada ajang tingkat provinsi maupun nasional.

"Selama ini kita hanya menyaksikan daerah lain mengembangkan kompetisi usia muda. Sekarang saatnya anak-anak Samosir menunjukkan bakat dan kemampuan terbaik mereka. Juara dari turnamen ini diharapkan menjadi cikal bakal tim Samosir untuk berkompetisi di level yang lebih tinggi," katanya.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru