Senin, 29 Juni 2026 WIB

YCC APEKSI 2026: Rico Waas Ajak Generasi Muda Bangun Kota Tangguh Lewat Kolaborasi dan Kesiapsiagaan

editor - Minggu, 28 Juni 2026 22:26 WIB
YCC APEKSI 2026: Rico Waas Ajak Generasi Muda Bangun Kota Tangguh Lewat Kolaborasi dan Kesiapsiagaan
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal, dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto sebagai pembicara utama, Sharing Session Youth City Changers (YCC) Asosiasi Pemerintah Kota Seluru

Rico mengatakan pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah Kota Medan untuk memperkuat standar operasional prosedur (SOP) penanggulangan bencana sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesiapsiagaan.

"Pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat standar operasional prosedur (SOP) kebencanaan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, tantangan tidak berhenti ketika banjir surut. Pascabencana, Kota Medan menghadapi lonjakan volume sampah yang sangat signifikan, dari rata-rata 1.500–1.700 ton per hari menjadi sekitar 6.000–6.500 ton per hari. Kondisi tersebut berpotensi memicu berbagai penyakit sekaligus memperberat proses pemulihan.

Karena itu, Rico menegaskan bahwa penanganan bencana tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi aktif antara pemerintah, relawan, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal menekankan pentingnya mitigasi sebelum bencana terjadi. Berdasarkan pengalaman Aceh menghadapi tsunami dan banjir, Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat sistem peringatan dini, jalur evakuasi, rumah pompa, hingga pendidikan kebencanaan berbasis keluarga dan sekolah.

"Kesiapsiagaan harus menjadi budaya. Masyarakat harus tahu apa yang dilakukan saat gempa, saat banjir, ke mana harus evakuasi, dan bagaimana melindungi diri," ujar Illiza.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru