SAMOSIR – Sektor pariwisata kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai salah satu penggerak utama perekonomian Kabupaten Samosir. Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir berhasil membukukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp14,19 miliar dari sektor pariwisata, seiring meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba tersebut.
Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir, total PAD yang diperoleh dari sektor pariwisata mencapai Rp14.194.153.000. Pendapatan tersebut berasal dari 14 objek wisata yang dikelola pemerintah daerah maupun pihak swasta di wilayah Kabupaten Samosir.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Samosir, Tetty Naibaho, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari meningkatnya aktivitas pariwisata yang terjadi sepanjang tahun 2025.
"Jumlah kunjungan wisatawan terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 1.777.132 kunjungan wisata, dan pada tahun 2025 melonjak menjadi 2.451.269 kunjungan wisata," ujar Tetty.
Menurutnya, peningkatan jumlah wisatawan yang mencapai lebih dari 674 ribu kunjungan dibandingkan tahun sebelumnya menjadi indikator positif bagi perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Samosir.
Dari total kunjungan tersebut, wisatawan mengunjungi berbagai destinasi yang dikelola pemerintah daerah maupun sektor swasta. Tingginya angka kunjungan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan daerah sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.
Tetty menjelaskan bahwa lonjakan jumlah wisatawan tidak terjadi secara tiba-tiba. Capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan daya tarik destinasi wisata.