Tiga Tahun Berlalu, Nasib Laporan Dump Truck Belum Jelas, Kapolres: Akan Saya Cek
Laporan dugaan penggelapan satu unit mobil dump truck yang dilayangkan Ahmad Rizal Dalimunthe ke Polres Padangsidimpuan sejak Agustus 2023 k
Daerah
MEDAN - Kompetisi desain logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-436 Kota Medan resmi berakhir. Desainer lokal bernama Rizki berhasil keluar sebagai pemenang utama dalam ajang yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk melibatkan masyarakat dalam merancang identitas visual peringatan hari jadi kota tersebut.
Pengumuman pemenang sekaligus penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Atrium Plaza Medan Fair, Senin (25/5/2026). Dalam kesempatan itu, Rico Waas menegaskan bahwa proses seleksi berlangsung secara terbuka, objektif, dan bebas dari praktik titipan maupun campur tangan pihak tertentu.
Suasana acara sempat mencair ketika Rico Waas melontarkan candaan saat memanggil nama pemenang. Candaan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa kompetisi berlangsung secara murni berdasarkan kualitas karya yang diajukan.
Baca Juga:"Selamat sekali lagi. Siapa namanya? Rizki? Nah, ini menunjukkan kita tidak saling mengenal ya. Bukan orang dalam juga ya?" ujar Rico Waas yang disambut tawa para peserta dan tamu undangan.
Menurut Rico Waas, kompetisi desain logo HUT Kota Medan yang memasuki tahun kedua ini sengaja dibuka untuk masyarakat umum guna memberikan ruang bagi kreativitas warga. Ia menegaskan logo peringatan hari jadi kota tidak dibuat oleh pemerintah maupun dipesan kepada perusahaan tertentu, melainkan lahir dari partisipasi masyarakat.
"Logo ini tidak dibuat atau dipesan kepada satu perusahaan tertentu, atau dibuat sendiri oleh Pemko. Tapi logo ini diserahkan dan dibangun oleh masyarakatnya. Ini wujud nyata dari semangat 'Semua untuk Medan'," katanya.
Rico Waas menjelaskan, karya Rizki dipilih karena dinilai memiliki kekuatan filosofi yang kuat sekaligus didukung elemen visual pendukung atau supergraphic yang lengkap dan siap diterapkan pada berbagai media publikasi. Logo tersebut nantinya akan digunakan secara resmi oleh seluruh perangkat daerah dalam berbagai kegiatan pemerintahan dan promosi kota.
"Minggu ini sudah mulai digunakan untuk acara Road to Piala AFF. Kita juga akan menggunakan logo ini pada Rakernas APEKSI ke-18 Tahun 2026, di mana Kota Medan menjadi tuan rumah dan akan dihadiri seluruh wali kota se-Indonesia," jelasnya.
Selain mengapresiasi kreativitas para peserta, Rico Waas juga berpesan kepada para desainer untuk menjaga orisinalitas karya dan tidak mengandalkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam kompetisi desain. Menurutnya, tim juri menemukan sejumlah karya yang terindikasi menggunakan AI dari total lebih dari 180 desain yang masuk.
"Titipan saya, kalau membuat logo jangan pakai AI. Dari sekitar 180 karya yang masuk, ada beberapa yang terindikasi menggunakan AI. Tetaplah berkarya secara orisinal dan buatlah karya terbaik untuk Kota Medan kita sendiri," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan M. Odi Anggia Batubara mengungkapkan bahwa proses penilaian berlangsung sangat ketat. Dari sekitar 180 peserta yang mendaftar, tim juri yang terdiri atas praktisi desain, akademisi, dan ahli komunikasi visual menyeleksi karya hingga tersisa 10 finalis terbaik.
"Alhamdulillah, kegiatan tahun kedua ini telah terlaksana dengan baik. Kita sudah memilih siapa yang menjadi juara kompetisi, di mana seluruh filosofi logo dinilai sangat ketat oleh para juri," ujarnya.
Menurut Odi, setelah proses seleksi oleh dewan juri selesai, sepuluh desain terbaik kemudian diserahkan kepada Wali Kota Medan untuk menentukan karya yang paling sesuai dengan identitas dan semangat pembangunan Kota Medan.
"Dari 10 besar ini, kita bawa kepada Pak Wali untuk menentukan mana yang paling terbaik. Dari segi bentuk, filosofi, pencahayaan, hingga komposisi warna menjadi penentu utama siapa yang keluar sebagai pemenang," katanya.
Ia menambahkan, karakteristik desain yang mendominasi tahun ini menampilkan keterhubungan angka usia Kota Medan yang dirancang saling menyambung sebagai simbol kesinambungan pembangunan. Selain itu, terdapat unsur visual yang menggambarkan gerak ke atas sebagai representasi kemajuan dan ketangguhan Kota Medan.
"Karakteristiknya tetap ada tulisan angka yang saling menyambung satu sama lain. Ada gerakan ke arah atas yang menyimbolkan bahwa Kota Medan adalah kota yang tangguh dan terus maju. Logo ini harus mencerminkan karakter Kota Medan yang tangguh dan maju untuk semua," jelasnya.
Odi juga memastikan bahwa logo yang terpilih merupakan karya asli peserta dan telah melalui proses verifikasi untuk menjamin keaslian desain.
Laporan dugaan penggelapan satu unit mobil dump truck yang dilayangkan Ahmad Rizal Dalimunthe ke Polres Padangsidimpuan sejak Agustus 2023 k
Daerah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) memperkuat sinergi dala
Daerah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) unt
Daerah
Seorang remaja berusia 13 tahun di Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, diduga menjadi korban pencabulan
Daerah
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memperkuat akses pelayanan hukum bagi masyarakat melalui peningkatan kapasitas paralegal
Daerah
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji mengapresiasi dukungan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution terhadap pe
Daerah
Penanganan sampah di Kota Medan dinilai masih belum maksimal. Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos., mengaku masih men
Politik
Advokat Benri Pakpahan, SH, MH, selaku penasihat hukum Kornauli Sinaga alias Nai Polman, mengapresiasi majelis hakim Pengadilan Negeri (PN)
Hukrim
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengusulkan pembukaan jalur pengiriman laut dengan volume kecil dan frekuensi tinggi serta
Daerah
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat pasokan listrik di wilayah Sumatera Bagian
Daerah