Minggu, 31 Mei 2026 WIB

Pemkab Samosir Perkuat Program Ramos Pantas untuk Percepat Penurunan Stunting

editor - Selasa, 21 Oktober 2025 17:57 WIB
Pemkab Samosir Perkuat Program Ramos Pantas untuk Percepat Penurunan Stunting
Ariston saat membuka Pertemuan Ramos Pantas melalui Pengelolaan Dashat di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (21/10).

SAMOSIR -Pemerintah Kabupaten Samosir terus memperkuat upaya percepatan penurunan angka stunting melalui program inovatif Ramos Pantas (Rantang Samosir Penurunan Angka Stunting) dengan pengelolaan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) di tingkat desa dan kelurahan pada tahun 2025.

Program tersebut menyasar 20 desa dan kelurahan yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Samosir. Sasaran utama program meliputi keluarga berisiko stunting, seperti calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, ibu pascamelahirkan, serta bayi di bawah dua tahun (baduta) dan balita yang mengalami stunting.

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menegaskan bahwa persoalan stunting masih menjadi tantangan serius yang harus ditangani secara bersama-sama karena berdampak langsung terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Baca Juga:
"Stunting menjadi ancaman serius bagi generasi penerus. Karena itu, kita harus menjadikan penanganan stunting sebagai prioritas utama," ujar Ariston saat membuka Pertemuan Ramos Pantas melalui Pengelolaan Dashat di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (21/10).

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Samosir, Wakil Ketua DPRD Samosir Sarhocel Tamba, Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Friska Situmorang, Kepala Dinas Sosial dan PMD F. Agus Karo Karo, para camat, kepala desa, TP PKK desa dan kelurahan, tenaga pendamping gizi (TPG), serta penyuluh keluarga berencana (PKB) pembina desa.

Selain itu, kegiatan menghadirkan narasumber dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Utara, yakni Tim Kerja Penyelenggara Kependudukan Syamsu Rizal Lubis dan Tim Kerja Pengaduan Kebijakan Kependudukan Satria Sumartan, serta Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Samosir Rajoki Simarmata.

Dalam pemaparannya, Ariston menjelaskan bahwa program Ramos Pantas melalui Dashat tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi bagi keluarga berisiko stunting, tetapi juga menitikberatkan pada edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembang anak.

Halaman:
Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru