Minggu, 31 Mei 2026 WIB

Pemkab Samosir Berangkatkan Tokoh Lintas Agama ke Yerusalem dan Mekkah

editor - Jumat, 07 November 2025 12:19 WIB
Pemkab Samosir Berangkatkan Tokoh Lintas Agama ke Yerusalem dan Mekkah
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom

SAMOSIR -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir memberangkatkan tujuh tokoh agama dari berbagai denominasi gereja dan umat Muslim untuk melaksanakan perjalanan ibadah rohani ke Yerusalem dan Umroh ke Mekkah. Pemberangkatan dilakukan langsung oleh Bupati Samosir Vandiko T. Gultom didampingi Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk di Rumah Dinas Bupati Samosir, Jumat (7/11/2025).

Program yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2025 tersebut bertujuan meningkatkan keimanan, spiritualitas, serta kapasitas para tokoh agama dalam membina umat sekaligus memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Samosir.

Peserta yang diberangkatkan terdiri atas empat tokoh Kristen Protestan, satu tokoh Katolik, dan dua tokoh Muslim. Perjalanan ibadah rohani bagi peserta Nasrani dilaksanakan ke Yerusalem pada 8–19 November dan 23 November–5 Desember 2025, sedangkan peserta Muslim menjalankan ibadah Umroh ke Mekkah pada 19 November–2 Desember 2025.

Baca Juga:
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri Samosir Satria Irawan, Kapolres Samosir AKBP Rina Frillya, Pabung 0210/TU G. Sebayang, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Asisten I Tunggul Sinaga, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, Ketua TP PKK Kabupaten Samosir Ny. Kennauli A. Sidauruk, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Hadir pula Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Samosir Hendra Manik, Praeses HKBP Distrik VII Samosir Pdt. Rintalori Sianturi mewakili FK3S, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) J.M. Sinaga, dan sejumlah tokoh agama lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menegaskan pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada sektor fisik dan infrastruktur, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang rohani dan spiritualitas.

"Pembangunan sumber daya manusia terdiri dari dua aspek, yaitu intelektual dan rohani. Pembangunan rohani ini menjadi perhatian kami agar para pemimpin umat semakin kuat dalam iman dan mampu menuntun umat dengan bijaksana," ujar Vandiko.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru