Senin, 25 Mei 2026 WIB

Medan Luncurkan Qresto, Sistem Pajak Real-Time Pertama di Indonesia

editor - Senin, 27 April 2026 21:58 WIB
Medan Luncurkan Qresto, Sistem Pajak Real-Time Pertama di Indonesia
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas usai resmi meluncurkan aplikasi Qresto

MEDAN -Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi meluncurkan aplikasi Qresto (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization), sebuah sistem pembayaran pajak daerah berbasis digital yang menerapkan mekanisme split bill (pemisahan tagihan) secara real-time. Peluncuran berlangsung di Sushi Tei Sun Plaza, Senin (27/4/2026).

Inovasi ini menjadikan Kota Medan sebagai daerah pertama di Indonesia yang menerapkan sistem pemisahan otomatis antara pembayaran makanan dan pajak restoran, kafe, hingga hotel yang langsung masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

Acara peluncuran turut dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara Rudy Hutabarat, Kepala Kantor Perwakilan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) I Medan Jimmy Ardianto, Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank Sumut Sandhy Sofian, serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan M. Agha Novrian.

Dalam sambutannya, Rico menegaskan bahwa Qresto hadir untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pajak daerah, khususnya pajak restoran yang selama ini menggunakan sistem self-assessment (pelaporan mandiri).

"Selama ini restoran melaporkan sendiri pendapatannya setiap bulan. Dengan Qresto, saat masyarakat membayar makanan, pajaknya langsung dipisahkan dan masuk ke RKUD pada hari yang sama. Tidak ada lagi dana yang mengambang," ujar Rico.

Ia menambahkan, sistem ini merupakan langkah inovatif untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa melanggar aspek privasi pelaku usaha.

"Ini adalah cara kita mengelola keuangan daerah secara profesional dan akuntabel," katanya.

Menurut Rico, pengembangan Qresto melalui kolaborasi antara Pemko Medan, BI, dan Bank Sumut memberikan sejumlah manfaat, antara lain meningkatkan akurasi data pajak secara real-time, meminimalkan potensi kebocoran penerimaan pajak, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem perpajakan daerah.

"Peluncuran Qresto dengan sistem split bill ini merupakan yang pertama di Indonesia. Kami berharap inovasi ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain," ujarnya.

Rico juga mengapresiasi Sushi Tei yang menjadi mitra perdana dalam implementasi sistem ini. Ia menyebut restoran yang telah menggunakan Qresto akan diberi penanda khusus sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi.

"Sushi Tei telah menunjukkan komitmen sebagai restoran yang transparan. Kami mendorong pemasangan logo Qresto sebagai simbol integritas," katanya.

Peluncuran Qresto ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama antara Pemko Medan dan pihak perbankan, serta simulasi penggunaan aplikasi oleh Wali Kota saat melakukan transaksi pembayaran di lokasi.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Sumatera Utara Rudy Hutabarat menyatakan bahwa Qresto merupakan bagian dari upaya digitalisasi transaksi keuangan daerah untuk mengoptimalkan PAD.

"Kami percaya sistem terintegrasi seperti ini akan meningkatkan pendapatan daerah yang pada akhirnya digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Direktur TI dan Operasional Bank Sumut Sandhy Sofian menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, BI, dan perbankan menjadi kunci keberhasilan pengembangan aplikasi ini.

"Harapannya, Qresto dapat membantu pemerintah daerah meningkatkan penerimaan pajak secara signifikan," katanya.(**)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru