Sengketa Lahan di Paluta, Kapolres Tapsel Tekankan Penyelesaian Berbasis Hukum dan Sinergi
Upaya penyelesaian sengketa lahan di Kabupaten Padang Lawas Utara terus didorong secara terukur dan berbasis aturan hukum.
Daerah
MEDAN -Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meninjau langsung kondisi Kolam Retensi Martubung di Kecamatan Medan Labuhan, Senin (28/7/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kolam retensi, yang merupakan aset milik Pemerintah Kota Medan, tetap berfungsi optimal dan terawat dengan baik.
Setibanya di lokasi, Wali Kota Rico Waas menyusuri taman ruang terbuka hijau yang mengelilingi area kolam retensi. Ia menyapa warga yang sedang bersantai dan menikmati fasilitas taman, termasuk anak-anak yang tampak riang bermain.
Selanjutnya, Wali Kota berjalan kaki menuju kolam utama untuk memantau sistem operasional fasilitas tersebut. Kolam retensi Martubung terdiri dari dua kolam lumpur berukuran 25 x 30 x 5 meter dan satu kolam penampungan air berukuran 25 x 138 x 4,5 meter, dengan kapasitas total sekitar 18.000 meter kubik.
Baca Juga:Wali Kota juga meninjau tiga unit pompa air yang masing-masing mampu mengalirkan 125 liter air per detik ke dalam kolam penampungan. Ia meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) untuk memastikan seluruh sistem berjalan dengan baik.
"Kita melihat langsung kondisi kolam retensi ini. Karena ini merupakan aset Pemko Medan, tentu harus dijaga dan dirawat. Saya tadi melihat masih ada sampah di sekitar kolam, ini harus menjadi perhatian instansi terkait," tegas Rico Waas, didampingi oleh Plt Kadis SDABMBK Gibson Panjaitan, Kabag Umum Muhammad Ridho Nasution, serta Plt Kabag Prokopim M. Agha Novrian.
Rico Waas juga mengapresiasi penggunaan taman oleh masyarakat sebagai ruang publik. Menurutnya, ruang terbuka hijau seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat kota, tak hanya sebagai tempat rekreasi, tapi juga sebagai ruang interaksi sosial dan aktivitas komunitas.
"Taman kolam retensi ini kalau tidak dirawat bisa cepat rusak. Maka saya minta perangkat kecamatan dan kelurahan untuk aktif memantau dan menjaga keberlangsungan taman ini," ujarnya.
Wali Kota juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Ia mengingatkan bahwa ada peraturan daerah yang mengatur tentang larangan membuang sampah tidak pada tempatnya.
"Aset seperti ini harus kita jaga bersama. Jangan dirusak, dan jangan buang sampah sembarangan. Ini lingkungan kita, jadi kita sendiri yang harus peduli," tutup Rico Waas.
Upaya penyelesaian sengketa lahan di Kabupaten Padang Lawas Utara terus didorong secara terukur dan berbasis aturan hukum.
Daerah
Upaya perdagangan ilegal satwa dilindungi kembali terbongkar di Padangsidimpuan. Aparat dari Polres Padangsidimpuan mengungkap praktik yang
Daerah
Nama &ldquoSiti Mawarni&rdquo mendadak viral di media sosial dan memicu beragam spekulasi publik.
Daerah
Di balik tembok Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, suasana tampak berbeda dan lebih khidmat, Senin (27/4/2026).
Daerah
Isu Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Padangsidimpuan menjadi perhatian publik setelah adanya aksi unjuk rasa oleh sekelompok massa
Daerah
Upaya percepatan sertifikasi tanah wakaf di Sumatera Utara terus digenjot, Senin (27/4/2026),
Daerah
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Satuan Reserse Narkoba Polres Padangsidimpuan berhasil mengungkap kasus peredaran ganja dengan menangkap seor
Daerah
Penampakan Harimau Sumatera di Grid N11W19, kawasan hutan Batang Toru, kembali menegaskan bahwa wilayah tersebut merupakan habitat lintasan
Daerah
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan menggandeng Kementerian Agama Kota Padangsidimpuan dalam sebuah rapat
Daerah
Aksi pencurian handphone yang terjadi saat dini hari di Desa Hapesong Baru, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (23/4/202
Daerah