Disambut Prosesi Mangulosi, AKBP Noval Nanusa Siap Mengabdi untuk Masyarakat P.Sidimpuan
Kapolres Padangsidimpuan yang baru, AKBP Noval Nanusa, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat ya
Daerah
P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id - Seorang ibu hamil di Kota Padangsidimpuan, Vivi Ramadhani Tanjung (35), harus menjalani pagi yang penuh ketegangan.
Baca Juga:
Bukan hanya dituduh tanpa bukti, rumah orang tuanya juga didatangi tiga orang tak dikenal yang tiba-tiba mengaku kehilangan lima tabung gas dan menuding barang itu ada di rumah yang ditempati Vivi.
Lebih parahnya, tindakan kasar ikut terjadi dan membuat ia terjatuh sementara anaknya yang masih berusia 1,5 tahun ikut terluka.
Kejadian itu terjadi pada Minggu (16/11/2024) sekitar pukul 07.45 WIB, saat Vivi yang sedang mengandung dan menggendong anaknya tengah bersiap sarapan.
"Tiba-tiba mereka datang ribut, langsung bilang 'di sininya rupanya tabung gasku'. Saya heran, kok bisa ngomong gitu. Mereka langsung masuk dan mengambil lima tabung gas," ujar Vivi kepada wartawan.
Dituduh, Dipukul, dan Didobrak Tanpa Ampun
Menurut Vivi, dirinya sama sekali tidak mengenal tiga orang tersebut. Namun tanpa basa-basi, salah satu dari mereka langsung bersikap brutal.
"Saya lagi menggendong anak, dia malah memukul tulangku dan mendorongku sampai jatuh," ungkapnya.
Tak hanya Vivi yang menjadi sasaran. Pamannya yang kondisi penglihatannya buta ikut kena pukul.
"Dia pukul tulang itu tepat di matanya. Anakku jatuh, bibirnya pecah, menangis ketakutan. Brutal sekali mereka itu," lanjutnya.
Yang lebih membuat Vivi bingung, lima tabung gas yang dirampas dari rumah itu bukan miliknya.
"Itu tabung gas jualan ibu. Mereka bilang ada orang datang ke warungnya bawa lima tabung gas untuk diisi, katanya warga Padangmatinggi. Tapi saya tidak kenal orangnya, dan saya tidak tahu apa urusannya ke saya," jelasnya.
Lapor ke Polisi, Tapi Tersendat karena Identitas Masih Jakarta
Tak tinggal diam, Vivi langsung mendatangi Polres Padangsidimpuan untuk membuat laporan. Namun langkah hukumnya ternyata tersendat di bagian administrasi.
Baca Juga:
"Tadi sudah ke Polres. Tapi karena identitasku masih Jakarta, besok pagi aku harus ke Capil untuk mengurus berkas, baru nanti laporan lengkap kembali," ujarnya.
Situasi ini membuat Vivi berharap kasus serupa tidak dialami warga lain.
"Harapanku, jangan sampai terjadi lagi ke orang lain. Negeri kali ini. Baru kali ini dalam hidupku mengalami seperti ini," ucapnya.
Laporan Dilanjutkan Besok
Hingga berita ini diturunkan, korban dan keluarganya berencana kembali mendatangi Polres Padangsidimpuan pada pagi esok setelah mengurus dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Capil). (JN-Irul)
Kapolres Padangsidimpuan yang baru, AKBP Noval Nanusa, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat ya
Daerah
Harapan baru bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Padangsidimpuan mulai terwujud. Pembangunan 100 unit Hunian Tetap (Huntap) resmi dimul
Daerah
Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan terus memperkuat kualitas pelayanan pertanahan melalui pemeriksaan lapang terhadap permohona
Daerah
Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan terus mempercepat sertifikasi tanah wakaf sebagai upaya memberikan kepastian hukum terhadap aset keag
Daerah
Kesibukan sebagai prajurit TNI AD tak menghalangi empat personel Yonif TP 904 Garamata Tanah Karo untuk menorehkan prestasi di arena olahrag
Daerah
MEDAN Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, menegaskan pentingnya penguatan wawasan kebangsaan dan penerapan nilainilai Pancasila dalam du
Politik
Warga Lingkungan VIII Sibulan Bulan, Kelurahan Aek Tampang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, digegerkan oleh penemua
Daerah
PT Agincourt Resources (PTAR) mengembangkan program pemberdayaan masyarakat melalui Martabe Cocoa Park di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru,
Daerah
Banjir bandang yang menerjang Kecamatan Batang Toru pada akhir 2025 menyisakan luka mendalam bagi masyarakat. Rumah rusak, lahan pertanian t
Daerah
Komitmen memberikan kepastian hukum terhadap aset wakaf terus diperkuat Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan.
Daerah