Terbongkar Lagi! Transaksi Gelap Trenggiling & Harimau Dahan di P.Sidimpuan Disikat Polisi
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Polres Padangsidimpuan kembali mengungkap kasus perdagangan ilegal satwa dilindungi. adsensePengungkapan in
Daerah
JELAJAHNEWS.ID,MEDAN - Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menerima pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Sumut di Balai Kota Medan, Selasa (4/2/2020).
Selain bersilaturahmi, kedatangan para pengurus juga ingin minta dukungan terkait akan digelarnya dialog ketenagakerjaan yang nantinya akan membahas omnibus law. Melalui dialog ini, para pekerja diharapkan dapat mengetahui lebih jelas mengenai omnibus law yang belakangan ini menuai protes dari kalangan pekerja.
Kedatangan rombongan pengurus yang berjumlah 9 orang ini dipimpin langsung Ketua DPD KSPSI Sumut CP Nainggolan. Di dampingi Kadis Tenaga Kerja Kota Medan Hanalore Simanjuntak, CP Nainggolan menjelaskan, dialog akan dilaksanakan di Hotel Grandhika Jalan Dr Mansyur Medan pada 23 Februari mendatang. Direncanakan, peserta dialog berjumlah 200 orang yang berasal dari 28 perwakilan pekerja.
“Kita akan undang Kadis Tenaga Kerja Provinsi Sumut, beliau yang akan kita minta sebagai pembicara. Kami menilai beliau benar-benar paham mengenai isi omnibus law yang sebenarnya. Selain Kadis Tenaga Kerja, kita juga mengundang sejumlah akademisi untuk berbicara dalam dialog tersebut,” kata CP Nainggolan.
Langkah ini ditempuh, jelas CP Nainggolan, mencegah para pekerja untuk melakukan unjukrasa menolak omnibus law tersebut. “Jujur kita belum mengetahui secara jelas mengenai omnibus law sehingga diperlukan penjelasan yang sejelas-jelasnya. Sebab, omnibus law bertujuan untuk menggaet investor. Bagaimana investor mau datang kalua kita terus unjukrasa?” ungkapnya.
Terkait pelaksanaan dialog, CP Nainggolan pun berharap dukungan penuh Plt Wali Kota. Di samping itu juga mengharapkan kehadiran sekaligus membuka dialog yang mengusung tema, “Melalui Dialog Ketenagakerjaan Kita Tingkatkan Solidaritas Serikat Pekerja dan Buruh” tersebut. “Kami sangat mengharapkan kehadiran Plt Wali Kota sekaligus membuka serta memberikan arahan dalam dialog tersebut,” harapnya.
Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi sangat mengapresiasi digelarnya dialog tersebut. Apalagi dialog membahas omnibus law yang kini menjadi polemik di kalangan pekerja. Akhyar pun berharap, dialog nantinya dapat memberikan pemahaman yang jelas kepada pekerja mengenai omnibus law.
“Kita menguncapkan terima kasih kepada DPD KSPSI yang telah menggagas digelarnya dialog ini. Semoga dialog berjalan dengan lancar dan memberikan output seperti yang diharapkan. Kita berharap Kota Medan senantiasa aman dan kondusif sehingga investor tertarik untuk berinvestasi.Selain membuka lapangan kerja baru, tentunya dapat menggerakkan perekonomian,” kata Akhyar. (Ril)
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Polres Padangsidimpuan kembali mengungkap kasus perdagangan ilegal satwa dilindungi. adsensePengungkapan in
Daerah
Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme personel, Polres Padangsidimpuan menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispa
Daerah
Kanwil Badan Pertanahan Nasional Sumut menggelar rapat virtual guna memperkuat kualitas data spasial pertanahan.
Daerah
Warga Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas (Mr X) dalam kondisi mengenask
Daerah
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu resmi melantik Kepala Dinas Pendidikan Daerah yang baru, Efrida Yanti Pakpahan.
Daerah
Upaya penyelesaian sengketa lahan di Kabupaten Padang Lawas Utara terus didorong secara terukur dan berbasis aturan hukum.
Daerah
Upaya perdagangan ilegal satwa dilindungi kembali terbongkar di Padangsidimpuan. Aparat dari Polres Padangsidimpuan mengungkap praktik yang
Daerah
Nama &ldquoSiti Mawarni&rdquo mendadak viral di media sosial dan memicu beragam spekulasi publik.
Daerah
Di balik tembok Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, suasana tampak berbeda dan lebih khidmat, Senin (27/4/2026).
Daerah
Isu Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Padangsidimpuan menjadi perhatian publik setelah adanya aksi unjuk rasa oleh sekelompok massa
Daerah