Terbongkar Lagi! Transaksi Gelap Trenggiling & Harimau Dahan di P.Sidimpuan Disikat Polisi
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Polres Padangsidimpuan kembali mengungkap kasus perdagangan ilegal satwa dilindungi. adsensePengungkapan in
Daerah
JELAJAHNEWS.ID,KARO - Bupati Karo Terkelin Brahmana meresmikan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Immanuel Berastagi,Minggu (2/2/20).
Pembangunan Gereja tersebut membutuhkan waktu 13 tahun sejak peletakan batu pertama yang juga dilakukan Terkelin Brahmana tahun 2007 lalu.“Gembala dan jemaat selama ini dengan bekerja keras menyelesaikan pembangunan GPdI Immanuel Berastagi,” ungkap Terkelin Brahmana,
“Kesuksesan ini karena adanya kepedulian jemaat walaupun kita berbeda tapi kita harus kerja sama. Filosofi ini saya lihat di jemaat Gereja GPdI Immanuel, sudah diterapkan, ”sambungnya.
Selain itu, kata Terkelin, penyelesaian pembangunan GPdI Immanuel Berastagi tidak terlepas dari pertolongan Tuhan.“Keberhasilan pembangunan gereja ini tidak terlepas dari pertolongan Tuhan dengan memberikan berkat-berkat melimpah melalui jemaat GPdI Immanuel, dan diwujudkan dalam janji Iman untuk kebutuhan dana,” ungkapnya.
“Keberadaan gereja GPdI Immanuel Berastagi di jalan protokol Kota Berastagi, menandakan suatu nilai yang tak ternilai gold time (waktu emas). Tentu rawatlah gedung ini, gunakan untuk ibadah dan kegiatan sosial lainnya bagi orang lain,” ujarnya.
Peresmian GPdI Immanuel Berastagi ditandai dengan penandatanganan prestasi oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Majelis Daerah GPdI Sumut-Aceh Pdt Samuel Ghozaly dan Gembala GPdI Immanuel Pdt Paham Ginting, M. Th.
Ketua panitia acara, Albert Sembiring mengungkapkan, penyelesaian pembangunan GPdI Immanuel Berastagi atas kemurahan Tuhan.“Sehingga hari ini kita semua dapat merayakan ibadah syukur pentahbisan Gereja GPdi Immanuel Berastagi.
Satu hal yang pasti, pembangunan gedung gereja ini telah melewati suatu proses pergumulan yang panjang dari seluruh jemaat Tuhan, dengan iktikad dan harapan bahwa gereja sanggup mendukung misi pelayanan gereja, serta meningkatkan kualitas hidup iman jemaat dengan pertolongan Tuhan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Pdt. Paham Ginting. M.Th. “Terima kasih karena kemurahan Tuhan kita boleh ada didalam rumah Tuhan ini. Semua karena kasih Tuhan. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada Majelis Daerah Sumut-Aceh Pdt Samuel Ghozaly dan Bupati Karo Terkelin Brahmana atas kehadiranya. Maka saya berdoa kepada Tuhan biarlah jerih payah saudara, Tuhan yang akan membalasnya,” tutupnya.
Peresmian GPdI Immanuel Berastagi dihadiri Kepala Disnaker Provinsi Sumatera Utara, Jujur Sihombing, staf ahli Bupati Karo, Agustin Pandia, Camat Berastagi Mirton Ketaren, Kabag Kesra Dekeng Surbakti, Pdt Yosia Sinukaban, Pdt. Frans N Surbakti, S.Th, Pdt. Ester Adelina Br Barus, S. Pdk, Pdt Sulaiman Oppusunggu, Pdt lazarus Sitepu, dan Kapolsek Berastagi.(Jai)
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Polres Padangsidimpuan kembali mengungkap kasus perdagangan ilegal satwa dilindungi. adsensePengungkapan in
Daerah
Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme personel, Polres Padangsidimpuan menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispa
Daerah
Kanwil Badan Pertanahan Nasional Sumut menggelar rapat virtual guna memperkuat kualitas data spasial pertanahan.
Daerah
Warga Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas (Mr X) dalam kondisi mengenask
Daerah
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu resmi melantik Kepala Dinas Pendidikan Daerah yang baru, Efrida Yanti Pakpahan.
Daerah
Upaya penyelesaian sengketa lahan di Kabupaten Padang Lawas Utara terus didorong secara terukur dan berbasis aturan hukum.
Daerah
Upaya perdagangan ilegal satwa dilindungi kembali terbongkar di Padangsidimpuan. Aparat dari Polres Padangsidimpuan mengungkap praktik yang
Daerah
Nama &ldquoSiti Mawarni&rdquo mendadak viral di media sosial dan memicu beragam spekulasi publik.
Daerah
Di balik tembok Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, suasana tampak berbeda dan lebih khidmat, Senin (27/4/2026).
Daerah
Isu Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Padangsidimpuan menjadi perhatian publik setelah adanya aksi unjuk rasa oleh sekelompok massa
Daerah