Senin, 12 Januari 2026 WIB

Mayat Pria Bertelanjang Dada Ditemukan di Perkebunan Aek Gareder, Polisi Selidiki Dugaan Kematian Tak Wajar

editor - Kamis, 08 Januari 2026 21:21 WIB
Mayat Pria Bertelanjang Dada Ditemukan di Perkebunan Aek Gareder, Polisi Selidiki Dugaan Kematian Tak Wajar
Foto: Seorang pria ditemukan tewas dalam kondisi bertelanjang dada dengan leher terjerat tali pinggang di areal perkebunan Aek Gareder, Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kamis (8/01/2026).

P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id - Warga Aek Gareder, Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Kamis (8/01/2026) sore mendadak heboh.

Sesosok mayat pria ditemukan terbujur kaku di areal perkebunan dengan kondisi bertelanjang dada dan leher terjerat tali pinggang.

Korban diketahui bernama Nafetali Ndraha (45), warga Muara Ampolu, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Penemuan jasad bermula saat seorang warga hendak melintas menuju kebunnya dan melihat tubuh korban tergeletak telentang di balik semak-semak.

Mendapat laporan tersebut, petugas Inafis Polres Padangsidimpuan langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia dengan cara tidak wajar karena ditemukan adanya tali pinggang yang menjerat leher korban.

Lurah Pijorkoling, Zulkarnaen Hidayat, yang turut mendatangi lokasi kejadian membenarkan penemuan tersebut.

"Sekitar setengah empat sore saya mendapat kabar dari warga, khususnya kaum ibu, ada penemuan mayat. Mereka tidak berani mendekat, lalu saya datangi lokasi dan benar ada seorang laki-laki meninggal dengan kondisi leher terikat tali pinggang. Saya menilai kematiannya tidak wajar," ujarnya.

Zulkarnaen juga menegaskan bahwa korban bukan warga Kelurahan Pijorkoling. Berdasarkan informasi yang diterimanya, korban tengah berkunjung ke wilayah Huta Limbong untuk merayakan Tahun Baru.

"Dari keterangan warga, korban bukan warga sini, melainkan sedang berkunjung," pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP H. Naibaho, SH, MH, menyatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

"Kita masih dalami dan akan dilakukan otopsi terlebih dahulu," ucapnya singkat didampingi Kasat Intelkam AKP Marzuki.

Usai dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, jenazah korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk kepentingan penyelidikan dan penanganan lebih lanjut.

Polisi belum menyimpulkan apakah korban merupakan korban pembunuhan atau penyebab lain, menunggu hasil otopsi resmi. (JN-Irul)

Editor
: Irul Daulay
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru