Sidang Panitia B Digelar, BPN Sumut Bahas Pembaruan HGU Kebun Gunung Bayu dan Mayang
Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara menggelar Sidang Panitia B dalam rangka permohonan pembaruan Hak Guna
Daerah
TAPTENG| Jelajahnews.id - Media sosial digemparkan oleh viralnya video seorang pria berbaju merah yang diketahui bernama Tappu Manik, salah satu pengusaha sawit di Desa Suka Bangun, Pulo Pakkat, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Kejadian yang terjadi pada Kamis (04/12/2025) itu langsung menarik perhatian warganet setelah video tersebut menyebar luas di berbagai platform
Dalam video yang beredar, Tappu Manik terlihat marah besar kepada sejumlah oknum pemuda yang diduga melakukan pungutan liar terhadap para pengendara yang melintas di jalan darurat.
Baca Juga:
Padahal, jalan tersebut sebelumnya ia timbun sendiri menggunakan alat berat yang ia biayai demi membantu warga yang terdampak bencana setelah jembatan utama di desa itu putus total
Jalan tersebut merupakan akses alternatif yang menghubungkan Pulo Pakkat dan Sibolga, setelah jembatan utama putus total akibat bencana banjir dan longsor.
Melihat warga kesulitan melintas, Tappu Manik tanpa banyak bicara menurunkan ekskavator dan menimbun badan jalan agar kendaraan kembali bisa lewat.

Namun niat baik itu berubah jadi kekesalan mendalam. Beberapa oknum pemuda setempat diduga memanfaatkan situasi dengan mengutip uang dari setiap pengendara.
Bahkan lebih parahnya lagi, ada yang mengaku dipaksa membayar lebih dari yang mereka sanggupi.
Dalam video yang viral, Tappu Manik dengan tegas memarahi para pengutip dan langsung mengeruk kembali sebagian jalan timbunannya.
"Jangan cari kesempatan di tengah bencana ini! Kalau kalian kutip uang, serahkan dulu ke saya buat nambah biaya penimbunan," teriaknya dalam rekaman video.
Aksi spontan Tappu Manik ini langsung menuai banjir dukungan dari warganet dan para pengguna jalan.
Beberapa komentar turut memperkuat laporan dugaan pungli:
@TAMA HARAHAP: "Aku lewat dua kali, dua-duanya diminta bayar 5.000. Salut sama abang baju merah!"
@R?C?R: "Saya bawa mobil lewat malam, sudah kasih 5 ribu, masih diminta tambah!"
@N Silitonga: "Lain membantu, lain mencari kesempatan. Sangat disayangkan ada yang kutip-kutip begitu."
Ada pula warganet yang memberi pesan moral:
@modegelap113: "Berbuat baiklah dengan ikhlas. Kita tidak tahu kapan kita terkena musibah dan butuh bantuan orang lain."
Aksi marah Tappu dianggap sebagai bentuk kekecewaan sekaligus teguran keras kepada pihak yang memanfaatkan musibah untuk mencari keuntungan pribadi.
Warga sekitar menyebut Tappu adalah salah satu dari sedikit tokoh lokal yang bergerak cepat membantu tanpa pamrih sejak jembatan tersebut putus.
Hingga kini, kondisi jalan masih sangat memprihatinkan dengan lumpur tebal dan risiko longsor susulan.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan agar akses utama dapat diperbaiki permanen dan praktik pungli tidak lagi terjadi. (JN- Irul)
Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara menggelar Sidang Panitia B dalam rangka permohonan pembaruan Hak Guna
Daerah
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Padangsidimpuan, Herizal Yusuf, A.Md.P., S.H., M.H., mulai memperkuat komunikasi lintas le
Daerah
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Kebakaran melanda sebuah rumah permanen bertingkat di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Rabu (26/8/2026) s
Daerah
Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Penata Pertanahan Tahu
Daerah
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Padangsidimpuan, Herizal Yusuf, melakukan kunjungan perdana ke Kantor Wali Kota Padangsidi
Daerah
Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA dan PPO) Polda Sumut menetapkan seorang akadem
Hukrim
Suasana Lapangan Taman Cadika, Kecamatan Medan Johor, mendadak riuh pada Minggu (23/8/2026). Aroma bumbu masakan memenuhi area kegiatan keti
Daerah
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Padangsidimpuan Herizal Yusuf menggelar pertemuan perdana
Daerah
TAPSEL Jelajahnews.id Seorang petani berinisial IEH (48) ditemukan tak bernyawa di saluran pengairan sawah di Desa Pangaribuan, Kecamata
Daerah
sengketa tanah di Kelurahan Wek III, Kota Padangsidimpuan, mulai dibawa ke meja mediasi. Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan me
Daerah