oleh

Komisi IV DPRD Medan Minta Program Bantuan Bibit Ikan dan Tanaman Digalakkan

-Politik-9 views

MEDAN – Anggota Komisi IV DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, meminta Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Medan untuk kembali menggalakkan program pemberdayaan lahan pekarangan dengan tanaman produktif dan beternak ikan lele, terlebih di masa pandemi saat ini.

“Program ini harus lebih di galakkan kembali, agar warga kota khususnya yang terdampak pandemi punya sampingan dan kesibukan bermanfaat secara ekonomis. Paling tidak, kebutuhan untuk keluarga bisa terbantu,” ujar Antonius D Tumanggor menjawab wartawan di Medan, Senin (23/8/2021).

Tahun lalu, Antonius, mencontohkan warga Medan Helvetia membentuk Kelompok Tani (Poktan) dan mendapat bantuan bibit ikan dan bibit tanaman. “Bahkan, saat Reses DPRD Medan di rangkaikan dengan pembagian bibit ikan lele dan ikan nila serta bibit bunga dan tanaman produktif. Masyarakat sudah merasakannya, makanya perlu di galakkan kembali,” kata Antonius.

Wakil Ketua Fraksi NasDem ini, juga mengharapkan Distankan dapat meningkatkan bantuan berupa bibit anak ayam dan bebek kepada masyarakat, termasuk juga pakan ternak saat kecil atau pemula.

Di sisi lain, legislator asal Dapil I meliputi Kecamatan Medan Helvetia, Medan Baru, Medan Petisah dan Medan Barat itu meminta OPD di jajaran Pemkot Medan harus lebih inovatif dalam mendukung kerja keras Wali Kota Medan, Bobby Nasution, saat penerapan PPKM Level 4 di Kota Medan. “Salah satunya, seperti yang di lakukan Distankan dalam membantu perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sementara Kadis Pertanian dan Perikanan Kota Medan, Ikhsar Risyad Marbun, mengatakan pihaknya masih terus mengembangkan pembibitan ikan dan tanaman produktif untuk membantu masyarakat di tengah pandemi Covid-19, dengan memanfaatkan lahan pekarangan dan kolam sederhana. “Pada TA 2022, sudah kita programkan agar permintaan bibit ikan dan bibit tanaman produktif bisa terpenuhi,” ujar Marbun.(JNS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.