Jumat, 16 Oktober 2026 WIB

Kadis DLH Melvi Marlabayana: Tiga Stasiun Pemantau Udara di Medan Aktif 24 Jam, ISPU Bisa Diakses Online

editor - Kamis, 15 Oktober 2026 23:28 WIB
Kadis DLH Melvi Marlabayana: Tiga Stasiun Pemantau Udara di Medan Aktif 24 Jam, ISPU Bisa Diakses Online
Dasbor Indeks Kualitas Udara Medan

MEDAN -Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan memastikan tiga stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS) beroperasi selama 24 jam untuk memantau kondisi kualitas udara di Kota Medan. Masyarakat umum dapat mengakses informasi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) secara daring melalui situs resmi Kementerian Lingkungan Hidup di https://ispu.kemenlh.go.id/.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Melvi Marlabayana, menjelaskan bahwa stasiun AQMS berfungsi mengukur dan merekam parameter kualitas udara secara berkelanjutan. Sementara itu, videotron yang dipasang di sejumlah persimpangan jalan hanya berfungsi sebagai media untuk menampilkan informasi kualitas udara kepada masyarakat.

"Ketiga stasiun AQMS beroperasi selama 24 jam dan terhubung langsung dengan Kementerian Lingkungan Hidup," jelas Melvi kepada wartawan, Kamis (15/10/2026).

Melvi menyebutkan, tiga stasiun pemantau kualitas udara tersebut berada di Kecamatan Medan Deli, Medan Johor, dan Medan Sunggal. Keberadaan stasiun ini menjadi bagian dari upaya pemantauan kondisi udara secara berkelanjutan, sehingga perkembangan kualitas udara dapat diketahui melalui data yang tersedia.

"Adapun videotron yang digunakan untuk menyampaikan informasi kualitas udara kepada masyarakat berada di kawasan persimpangan Jalan Karya Wisata, Kecamatan Medan Johor, serta persimpangan Jalan Imam Bonjol–Jalan Sudirman, Kecamatan Medan Maimun," ungkapnya.

Menurut Melvi, masyarakat perlu memahami perbedaan fungsi antara stasiun AQMS dan videotron. Pasalnya, layar videotron yang berada di tepi jalan dapat mengalami gangguan, seperti tidak menyala akibat faktor cuaca maupun kendala teknis pada jaringan kabel.

"Kalau videotron mengalami gangguan atau tidak menyala, bukan berarti stasiun pemantau kualitas udara atau AQMS berhenti beroperasi," jelasnya.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru