Selasa, 13 Oktober 2026 WIB

Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Dongkrak Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia

editor - Sabtu, 10 Oktober 2026 17:49 WIB
Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut dan Subsidi Logistik untuk Dongkrak Ekspor UMKM Sumut ke Malaysia
Bobby saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato' Muzafar Shah Mustafa, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Sabtu (10/10/2026).

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengusulkan pembukaan jalur pengiriman laut dengan volume kecil dan frekuensi tinggi serta pemberian subsidi logistik untuk memperluas ekspor produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke Malaysia. Skema tersebut diharapkan dapat menekan biaya pengiriman, mempercepat perputaran modal, dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha di Sumut.

Usulan itu disampaikan Bobby saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato' Muzafar Shah Mustafa, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Sabtu (10/10/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang penguatan kerja sama bilateral, terutama di bidang perdagangan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), kawasan industri, serta penanganan persoalan lingkungan lintas negara.

Bobby mengatakan, Sumut memiliki potensi UMKM yang besar untuk dikembangkan ke pasar internasional. Namun, pelaku usaha masih menghadapi kendala logistik, terutama sistem pengiriman antarnegara yang cenderung mensyaratkan jumlah barang dalam volume besar untuk satu kali pengiriman.

Baca Juga:
Kondisi tersebut dinilai menyulitkan sebagian pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan modal dan kapasitas produksi. Mereka berpotensi harus menunggu hingga persediaan barang mencukupi sebelum melakukan pengiriman, sehingga perputaran modal menjadi lebih lambat.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Bobby mendorong penerapan sistem pengiriman laut dalam jumlah lebih kecil, tetapi dilakukan secara berkala. Dengan pola ini, pelaku UMKM diharapkan dapat mengirimkan produknya secara rutin tanpa harus mengumpulkan stok dalam jumlah besar.

"Kita usulkan pengiriman dalam volume yang tidak terlalu besar tetapi lebih sering, misalnya lima hari sekali atau seminggu sekali. Dengan begitu, pelaku UMKM tidak perlu menumpuk stok terlalu lama dan perputaran modal mereka bisa lebih cepat dan dinamis," ujar Bobby.

Pemprov Sumut, lanjut Bobby, menyatakan kesiapan memberikan subsidi pada sektor transportasi laut lintas negara guna menekan biaya logistik produk lokal. Meski demikian, pelaksanaannya masih memerlukan pembahasan lebih lanjut mengenai mekanisme, pembiayaan, dan ketentuan yang berlaku.

Halaman:
Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru