Rabu, 16 September 2026 WIB

Setahun Kolesterol Tinggi, Ibu Paruh Baya Lega Bisa Berobat Gratis dari PTAR

Irul Daulay - Rabu, 16 September 2026 19:43 WIB
Setahun Kolesterol Tinggi, Ibu Paruh Baya Lega Bisa Berobat Gratis dari PTAR
Foto: Petugas kesehatan bersama tim PT Agincourt Resources (PTAR) melayani warga dalam kegiatan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis di Dusun Paten, Desa Siuhom, Kecamatan Angkola Barat, Tapanuli Selatan, Rabu (16/9/2026).

TAPSEL | Jelajahnews.id - Seorang ibu bernama Rencana Manulang (60) menjadi salah satu warga yang memanfaatkan layanan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar PT Agincourt Resources (PTAR).

Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Paten, Desa Siuhom, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (16/9/2026).

Rencana datang untuk memeriksakan kondisi kesehatannya. Ia memiliki riwayat kadar kolesterol tinggi selama sekitar satu tahun, tekanan darah tinggi yang telah lama dialaminya, serta keluhan maag selama kurang lebih dua bulan.

Dalam pemeriksaan kali ini, angka kolesterol Rencana tercatat 210. Sebelumnya, ia menyebut angka kolesterolnya berada di sekitar 190.

Ibu paruh baya ini mengaku lega bisa mendapatkan layanan kesehatan secara gratis dan tidak perlu pergi jauh untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.

"Legalah au bisa berobat gratis di son. Selama on ma tinggi kolesterolku, jadi senang do au bisa diperiksa langsung. Tadi diperiksa, 210 katanya. Sebelumnya sekitar 190. Darah tinggi pe sudah lama, baru dua bulan on maagku terasa," ujar Rencana.

"Kalau harus berobat jauh, kadang susah do, apalagi kalau harus ke rumah sakit. Jadi adanya pengobatan on di desa, terbantu kali ma au," sambungnya.

Sasar Empat Dusun

Layanan kesehatan gratis tersebut menyasar warga di empat dusun yang berada di Desa Siuhom. Masing-masing yakni Dusun Paten, Dusun Tangga Batu, Dusun Aek Martolu dan Dusun Tapalan.

Dalam kegiatan tersebut, jumlah pasien yang menjadi target pelayanan mencapai sekitar 150 orang. Namun, pelayanan tetap dibuka bagi masyarakat yang membutuhkan selama kegiatan berlangsung.

Manager Community Development PTAR Rohani Simbolon mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pelayanan kesehatan PTAR yang secara khusus menyasar masyarakat di wilayah yang membutuhkan akses layanan kesehatan lebih dekat.

"Target awal sekitar 150 pasien. Namun, kami tetap membuka pelayanan apabila masih ada masyarakat yang membutuhkan," kata Rohani.

Menurutnya, kegiatan pelayanan kesehatan serupa telah dilaksanakan PTAR sebanyak tiga kali sepanjang 2026.

Pelayanan dilakukan melalui kolaborasi PTAR dengan Dinas Kesehatan Tapsel dan Puskesmas setempat. Data kesehatan pasien juga dicatat di Puskesmas untuk mendukung tindak lanjut pelayanan.

Hadirkan Tiga Dokter Spesialis

Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat, PTAR menghadirkan tiga dokter spesialis, yakni dokter spesialis anak dr Syahreza Hasibuan, dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr Ryan Andrian, serta dokter spesialis penyakit dalam dr Abdus Somad Harahap.

Pasien yang berdasarkan hasil pemeriksaan membutuhkan penanganan lebih lanjut akan mendapatkan rujukan ke rumah sakit sesuai kebutuhan medisnya.

Kepala Dinas Kesehatan Tapsel dr Sri Khairunnisa mengatakan, program pelayanan dokter spesialis masuk desa tersebut merupakan pengembangan dari layanan spesialis yang sebelumnya dilakukan di Puskesmas Batang Toru.

Program itu kemudian dikembangkan dengan menghadirkan dokter spesialis secara langsung ke desa-desa yang membutuhkan. Menurut Sri, pola pelayanan tersebut telah berjalan sekitar lima hingga enam tahun.

"Biasanya masyarakat yang membutuhkan dokter spesialis harus mendapatkan rujukan dan pergi ke rumah sakit. Dengan program ini, dokter spesialis dapat hadir lebih dekat dengan masyarakat," ujar Sri.

Sri mengatakan kolaborasi dengan PTAR membantu memperluas jangkauan pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.

Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan cakupannya diperluas ke wilayah lain, tidak hanya di sekitar wilayah pertambangan. PTAR, kata dia, sebelumnya juga telah mendukung kegiatan pelayanan kesehatan di luar Batang Toru.

Bagi Rencana, layanan kesehatan yang hadir langsung di desa memberikan kesempatan untuk memeriksakan kondisi kesehatannya tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Program tersebut sekaligus menjadi salah satu upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan membantu warga mendapatkan pemeriksaan serta tindak lanjut medis sesuai kebutuhan. (JN-Irul)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru