MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian Wiriya Alrahman yang memasuki masa purna tugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan setelah mengabdi selama 34 tahun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurut Rico, masa pensiun bukanlah akhir dari pengabdian kepada bangsa dan negara, melainkan awal dari babak baru untuk terus berkarya di tengah masyarakat.
Pernyataan tersebut disampaikan Rico Waas dalam acara pelepasan purna tugas Wiriya Alrahman yang berlangsung di lobi Kantor Wali Kota Medan, Rabu (29/7/2026). Acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan serta dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kota Medan.
Dalam sambutannya, Rico mengatakan setiap ASN pada waktunya akan memasuki masa purna tugas. Karena itu, menurutnya, perjalanan panjang pengabdian seorang aparatur merupakan warisan yang patut dihargai dan dijadikan teladan bagi generasi penerus.
Baca Juga:
"Setiap ASN pasti akan menemui hari seperti ini. Pak Sekda telah melalui berbagai proses, mulai dari pembangunan hingga pembenahan tata kelola pemerintahan," ujar
Rico Waas.
Rico menilai warisan terbesar seorang pemimpin tidak hanya berupa pembangunan fisik, tetapi juga nilai kepemimpinan yang diwariskan kepada para aparatur yang pernah dibimbingnya. Menurutnya, Wiriya Alrahman telah berperan membentuk banyak pejabat dan ASN yang kini mengemban berbagai posisi strategis di lingkungan Pemerintah Kota Medan.
"Beliau tidak hanya meninggalkan karya, tetapi juga mencetak banyak pemimpin melalui arahan dan nasihat yang membentuk karakter para pejabat hari ini," katanya.
Rico juga menegaskan bahwa masa pensiun tidak berarti berhenti mengabdi. Pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki Wiriya dinilai masih sangat dibutuhkan untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat, termasuk melalui dunia pendidikan maupun kegiatan sosial.
Menutup sambutannya, Rico menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan loyalitas Wiriya selama menjalankan amanah sebagai Sekda Kota Medan. Ia juga mendoakan agar Wiriya senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan dalam menjalani masa pensiun bersama keluarga.
"Sekarang waktunya Pak Sekda menikmati waktu luang. Kalau kemarin-kemarin belum bisa jalan-jalan, sekarang kalau mau keliling Indonesia sudah bisa. Kami mendoakan semoga Pak Sekda senantiasa sehat, sukses, dan selalu dalam lindungan Allah SWT," ucapnya.
Sementara itu, Wiriya Alrahman mengenang perjalanan pengabdiannya selama 34 tahun di Balai Kota Medan sejak 1992. Ia menyebut seluruh pengalaman, baik suka maupun duka, menjadi bagian dari tanggung jawab dalam melayani masyarakat dan membangun Kota Medan.
Menurut Wiriya, berbagai capaian Pemerintah Kota Medan tidak terlepas dari kerja sama seluruh jajaran, mulai dari pimpinan daerah, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, hingga seluruh ASN.
"Tanpa kekompakan, kita tidak akan mampu menjalankan amanah dengan maksimal," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Medan Rico Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap atas kepercayaan yang diberikan selama dirinya menjabat sebagai Sekda.
"Kepercayaan adalah hal yang paling mendasar. Tanpa kepercayaan, kita tidak mungkin bisa melangkah lebih jauh dan melaksanakan tugas dengan baik. Selama satu setengah tahun ini, kami berusaha sebaik mungkin untuk mendukung visi pimpinan demi kemajuan Kota Medan," katanya.
Di akhir sambutannya, Wiriya bersama keluarga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Medan atas segala kekhilafan maupun kekurangan selama menjalankan tugas.
"Sebagai manusia biasa tentu saya tidak luput dari kekurangan. Atas segala hal yang kurang berkenan, saya beserta keluarga memohon maaf yang sebesar-besarnya," pungkasnya.