Rabu, 29 Juli 2026 WIB

Pemprov Sumut Apresiasi Dukungan ADB dalam Pengembangan KEK Sei Mangkei dan Kerja Sama Ekonomi Regional

editor - Jumat, 26 Juni 2026 00:34 WIB
Pemprov Sumut Apresiasi Dukungan ADB dalam Pengembangan KEK Sei Mangkei dan Kerja Sama Ekonomi Regional
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap saat menerima menerima kunjungan Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional Deputi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, di Rua

MEDAN -Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus memperkuat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei melalui kolaborasi dengan Asian Development Bank (ADB) dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Sinergi tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Workshop Kawasan Ekonomi Khusus (Special Economic Zones/SEZ) yang menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pengelolaan kawasan ekonomi sekaligus memperkuat daya saing investasi di daerah.

Hal itu disampaikan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap saat menerima kunjungan delegasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan ADB di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat (26/6/2026).

Baca Juga:

Menurut Sulaiman, workshop tersebut merupakan implementasi kerja sama subregional BIMP-EAGA, IMT-GT, dan Greater Mekong Subregion (GMS) yang bertujuan memperkuat tata kelola kawasan ekonomi dan meningkatkan kualitas pengembangan KEK Sei Mangkei.

"Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas pengelolaan kawasan ekonomi serta memperkuat pengembangan KEK Sei Mangkei sebagai salah satu kawasan unggulan di Sumatera Utara," ujarnya.

Sulaiman juga menyampaikan kebanggaannya karena Sumatera Utara dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggaraan IMT-GT ke-32.

Menurutnya, kepercayaan tersebut mencerminkan peran strategis Sumatera Utara dalam mendorong kerja sama ekonomi regional.

Ia berharap dukungan ADB terus berlanjut untuk mempercepat pengembangan kawasan ekonomi, meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja, serta mengoptimalkan potensi unggulan daerah, terutama sektor perkebunan kelapa sawit.

Sementara itu, Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Regional Deputi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Sonny Ameriansah Soekoer menjelaskan bahwa persiapan IMT-GT ke-32 membutuhkan partisipasi aktif pemerintah daerah karena forum tersebut menjadi wadah sinkronisasi kebijakan pembangunan lintas wilayah.

"IMT-GT merupakan satu-satunya kerja sama yang secara langsung melibatkan pemerintah daerah. Forum ini bertujuan menyinergikan kebijakan pembangunan di Sumatera dengan dukungan ADB sebagai mitra strategis," katanya.

Regional Cooperation Specialist ADB Pamela Asis-Layugan menambahkan bahwa ADB berperan dalam mendukung pengembangan kawasan ekonomi melalui peningkatan konektivitas antarkoridor serta penguatan kapasitas sumber daya manusia aparatur pemerintah.

Menurut Pamela, pelaksanaan workshop kawasan ekonomi khusus akan membantu pemerintah mengidentifikasi koridor ekonomi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sehingga mampu memperkuat perekonomian daerah dan nasional.

Selain itu, ADB juga terus mendukung berbagai program pengembangan kapasitas (capacity building) bagi aparatur sipil negara, meliputi pengelolaan kawasan ekonomi, pengembangan pariwisata, serta berbagai sektor strategis lainnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap pengembangan KEK Sei Mangkei semakin optimal sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mampu menarik investasi, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan daya saing kawasan, dan memperkuat posisi Sumatera Utara dalam kerja sama ekonomi regional.(jns)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru