Mereka menjadi tulang punggung kontingen Shokaido Sumatera Utara yang sukses membawa pulang lima medali pada Kejuaraan Wilayah (Kejurwil) FORKI se-Sumatera di GOR Politani, Payakumbuh, Sumatera Barat, 11–12 Juli 2026.
Dari lima karateka senior yang diturunkan Shokaido Sumut, empat di antaranya merupakan personel aktif Yonif TP 904 Garamata.
Mereka berhasil menyumbangkan dua medali perak dan dua medali perunggu, sementara satu medali perunggu lainnya dipersembahkan atlet putri, Revy An-Nur Rizky Tanjung.
Revy, mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Sumatera Utara (USU), tampil impresif di kelas kumite putri +68 kilogram. Meski langkahnya terhenti di semifinal, ia berhasil mengamankan medali perunggu setelah bersaing dengan karateka terbaik dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera.
Sementara itu, Serda Diah Anggita Pande Hamonangan Marpaung meraih medali perak di kelas kumite putra -75 kilogram usai melaju hingga partai final. Prada Yusuf Kelana juga menyabet medali perak pada kelas kumite putra -60 kilogram.
Dua medali perunggu lainnya dipersembahkan Serda Efron Autrey Simatupang di kelas kumite putra -67 kilogram serta Prada Yogi Armanda di kelas kumite putra -60 kilogram.
Ketua Umum Shokaido Sumatera Utara, Darma Putra Rangkuti, menyebut pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena para atlet yang berlatar belakang prajurit TNI mampu menunjukkan kualitas di tengah padatnya tugas negara.
"Prestasi ini membuktikan bahwa disiplin sebagai prajurit dapat berjalan beriringan dengan semangat berolahraga. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus berkembang hingga level nasional bahkan internasional," kata Darma.
Menurut Pembina Prestasi (Binpres) Shokaido Sumut, Kejurwil FORKI menjadi bagian dari persiapan menuju Kejuaraan Andalas Open se-Sumatera yang dijadwalkan berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di Auditorium Universitas Andalas, Sumatera Barat.
Seluruh atlet, kata dia, telah menjalani pemusatan latihan selama satu bulan di Dojo Generasi Shokaido Medan bersama Sensei Ardiansyah Pohan. Program itu kemudian dilanjutkan dengan latihan intensif selama sepekan di Dojo Prestasi Tapanuli Selatan di bawah arahan Sensei Rihatman Tanjung.
Shokaido Sumut juga menyampaikan apresiasi kepada Komandan Yonif TP 904 Garamata Letkol Inf Anom Wahyu Sasmita, S.I.P., M.Tr.Mil., dan Wadanyon Kapten Inf Jafrison Didik Prawira Samosir, S.T.Han., yang dinilai memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan atlet di lingkungan batalyon.
Secara terpisah, Letkol Inf Anom Wahyu Sasmita mengaku bangga atas prestasi yang diraih personelnya. Namun, ia mengingatkan agar keberhasilan tersebut tidak membuat para atlet cepat berpuas diri.
"Terus tingkatkan kemampuan melalui latihan yang konsisten dan tetap mengutamakan tugas pokok sebagai prajurit TNI AD. Jadikan hasil ini sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi," ujarnya.
Ia menegaskan, Yonif TP 904 Garamata akan terus mendukung setiap personel yang ingin mengembangkan potensi di bidang olahraga maupun bidang positif lainnya.
"Prestasi anggota adalah kebanggaan satuan. Ketika personel berhasil mengharumkan nama daerah dan batalyon, itu menjadi motivasi bagi prajurit lainnya untuk ikut berprestasi," ucapnya.
Ketua kontingen Yonif TP 904 Garamata, Serda Efron Autrey Simatupang, menyampaikan terima kasih kepada pimpinan batalyon atas dukungan yang diberikan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kejuaraan.
Ia berharap pada Kejuaraan Andalas Open 2026 mendatang, tim Yonif TP 904 Garamata bersama Shokaido Sumut mampu meraih hasil yang lebih baik dan membawa pulang lebih banyak medali.
Perolehan Medali Shokaido Sumut di Kejurwil FORKI se-Sumatera 2026
Medali Perak: Serda Diah Anggita Pande Hamonangan Marpaung (-75 kg kumite putra).