Sabtu, 27 Juni 2026 WIB

Empat Ruas Jalan di Sumut Diresmikan Bersama Program Nasional IJD

admin - Selasa, 23 Juni 2026 01:06 WIB
Empat Ruas Jalan di Sumut Diresmikan Bersama Program Nasional IJD
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengikuti secara daring peresmian 1.151 kilometer (km) jalan daerah di 37 provinsi yang dibangun melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD).

MEDAN -Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengikuti secara daring peresmian 1.151 kilometer (km) jalan daerah di 37 provinsi yang dibangun melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD). Peresmian yang dipusatkan di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026), dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya mempercepat konektivitas antardaerah untuk mendukung swasembada pangan dan energi.

Pada kesempatan tersebut, sebanyak empat paket IJD Tahun Anggaran 2025 di Sumatera Utara dengan total panjang 7,10 km turut diresmikan. Keempat ruas jalan tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

Gubernur Bobby Nasution mengikuti peresmian melalui sambungan virtual dari Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41, Medan. Program tersebut merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi.

Turut mendampingi Gubernur dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Hardy Siahaan, Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut Chandra Dalimunthe, serta sejumlah kepala daerah.

Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum, empat paket IJD Tahun Anggaran 2025 di Sumatera Utara menggunakan skema Single Year Contract (SYC) atau kontrak tahun tunggal. Ruas jalan yang diresmikan meliputi preservasi Jalan Batas Kota Tebingtinggi–Sibulan di Kabupaten Serdang Bedagai sepanjang 2 km, Jalan Simpang Mangga–Tugu Sujono di Kabupaten Simalungun sepanjang 1,12 km, Jalan Sirongit–Lancang di Kabupaten Toba sepanjang 1,7 km, serta Jalan Jenderal Sudirman di Kota Tebing Tinggi sepanjang 2,28 km.

Selain paket kontrak tahun tunggal, pembangunan jalan melalui IJD juga mencakup skema Multi Years Contract (MYC) atau kontrak tahun jamak. Di Sumatera Utara terdapat 19 ruas jalan yang masih dalam tahap penyelesaian. Meski demikian, sebagian besar proyek tersebut telah mencapai progres fisik 100 persen dan tersebar di 13 kabupaten/kota.

Usai mengikuti peresmian, Bobby Nasution menggelar pertemuan dengan Kepala BBPJN Sumut Hardy Siahaan untuk membahas perkembangan pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat di wilayah Sumatera Utara. Dalam pertemuan itu, keduanya mengevaluasi kondisi jaringan jalan nasional sekaligus membahas langkah percepatan penanganan ruas-ruas yang masih membutuhkan perhatian.

Bobby menjelaskan bahwa panjang jalan nasional di Sumatera Utara mencapai sekitar 2.600 km. Menurutnya, meskipun sebagian ruas telah berada dalam kondisi baik, masih terdapat sejumlah titik yang memerlukan peningkatan agar konektivitas antardaerah semakin optimal.

"Beberapa daerah itu kondisi jalannya memang butuh perhatian. Tetapi dengan IJD ini tentu masyarakat, khususnya yang berada di daerah pertanian atau lumbung pangan menjadi sangat terbantu. Jadi yang selama ini kesulitan dalam mengangkut hasil panen, sekarang sudah jadi mudah dan pastinya biaya (angkut) akan lebih rendah. Kita patut berterima kasih kepada Bapak Presiden," ujar Bobby Nasution.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan jalan daerah merupakan bagian penting dalam memperkuat sistem distribusi nasional. Menurutnya, infrastruktur yang memadai akan mempercepat pengiriman hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan berbagai komoditas unggulan masyarakat dari desa menuju pasar maupun kawasan industri.

"Swasembada pangan tidak hanya soal benih, pupuk, irigasi. Swasembada energi tidak hanya soal energi. Ini juga adalah hasil jaringan distribusi yang lancar dan baik. Dengan selesainya jalan ini saya ajak pemerintah daerah untuk menjaga infrastruktur dengan sebaik-baiknya," kata Presiden Prabowo.(jns)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru