Minggu, 31 Mei 2026 WIB

Warga Medan Sambut Antusias usai Rico Waas Kembalikan Layanan Cetak e-KTP ke Kecamatan

admin - Sabtu, 30 Mei 2026 21:19 WIB
Warga Medan Sambut Antusias usai Rico Waas Kembalikan Layanan Cetak e-KTP ke Kecamatan
Rico Waas, saat menghadiri kegiatan Sapa Warga dan gotong royong di Jalan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (30/5/2026).

MEDAN -Kebijakan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang mengembalikan layanan perekaman dan pencetakan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) ke tingkat kecamatan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Langkah tersebut dinilai mampu memangkas birokrasi, menghemat waktu, serta mengurangi biaya yang selama ini harus dikeluarkan warga untuk mengurus dokumen kependudukan di kantor pusat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).

"Bayangkan, ada masyarakat kita yang terpaksa mengambil cuti kerja satu hari penuh dan rela gajinya dipotong hanya untuk mengurus KTP. Sudah jauh, belum tentu selesai hari itu juga, lalu besok diminta datang kembali. Ini adalah masalah yang harus kita selesaikan," kata Rico Waas, saat menghadiri kegiatan Sapa Warga dan gotong royong di Jalan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (30/5/2026).

Baca Juga:
Rico berdialog langsung dengan masyarakat dan menerima berbagai aspirasi terkait pelayanan publik, infrastruktur, penerangan jalan umum (PJU), peredaran narkoba, bantuan sosial, hingga administrasi kependudukan.

Menanggapi keluhan Marshita, warga Kelurahan Pahlawan, terkait sulitnya pengurusan e-KTP, Rico menjelaskan bahwa sistem layanan yang selama ini terpusat di kantor Disdukcapil dinilai tidak efektif bagi masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota.

Menurutnya, warga dari wilayah seperti Medan Belawan, Medan Deli, Medan Tuntungan, hingga Medan Perjuangan harus menempuh perjalanan cukup jauh hanya untuk mengurus dokumen kependudukan.

Kondisi tersebut menjadi alasan utama Pemko Medan mengembalikan layanan perekaman dan pencetakan e-KTP ke kecamatan.

Saat ini, layanan cetak e-KTP di tempat telah tersedia di tujuh kecamatan, yakni Medan Belawan, Medan Deli, Medan Labuhan, Medan Tuntungan, Medan Johor, Medan Marelan, dan Medan Denai.

"Untuk Medan Perjuangan dan kecamatan lainnya, saya jamin tahun ini seluruhnya sudah dapat mencetak KTP di kantor kecamatan masing-masing. Warga bisa menyerahkan berkas pada pagi hari saat berangkat kerja, kemudian mengambilnya pada sore hari. Dengan begitu, aktivitas masyarakat menjadi lebih efektif," ujarnya yang disambut tepuk tangan warga.

Rico menambahkan, apabila sistem tersebut berjalan optimal, Pemko Medan akan mengkaji kemungkinan menghadirkan layanan serupa hingga tingkat kelurahan.

Selain membahas administrasi kependudukan, sejumlah warga juga menyampaikan persoalan infrastruktur.

Salah satu warga, Ratna Simanjuntak mengeluhkan minimnya penerangan jalan di lingkungannya yang telah berlangsung hampir 20 tahun. Keluhan serupa disampaikan Vivi yang menyebut kondisi jalan gelap kerap memicu tindak pencurian.

Menanggapi hal itu, Rico langsung meminta Dinas Perhubungan bersama pihak kelurahan melakukan pengecekan lapangan dan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.

"Jika memang belum tersedia penerangan atau terdapat lampu yang tidak berfungsi, segera lakukan perbaikan dan koordinasikan dengan pihak terkait," tegasnya.

Masalah peredaran narkoba juga menjadi perhatian warga. Menurut Rico, Pemko Medan bersama Forkopimda dan aparat penegak hukum terus berupaya memberantas narkotika, namun keberhasilannya memerlukan dukungan masyarakat.

"Kami bersama Kapolrestabes dan Forkopimda berkomitmen memberantas narkoba. Penindakan terus dilakukan, tetapi masyarakat juga harus berperan aktif melaporkan jika menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungannya," ujarnya.

Ia menjelaskan proses validasi data bantuan sosial melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD). Program tersebut bertujuan memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan diterima oleh masyarakat yang benar-benar berhak, khususnya kelompok desil 1 dan desil 2.

"Kami sedang melakukan digitalisasi bantuan sosial agar penyalurannya lebih tepat sasaran dan tidak lagi menimbulkan persoalan di lapangan," pungkasnya.(**)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru