Sempat Buron 3 Tahun, ‘Acong’ Akhirnya Diciduk Resmob Polres P.Sidimpuan
Pelarian panjang salah satu terduga pelaku kasus pengeroyokan brutal di kawasan Bioskop Rajawali akhirnya terhenti.
Daerah
P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id - Suasana Silayang-layang, Jalan Merdeka, Kelurahan Wek II, Kamis (22/1/2026) siang mendadak berubah panas.
Bukan karena cuaca, melainkan karena sarang narkoba dilalap api dan dua pemakainya digelandang polisi.
Baca Juga:
Aksi ini merupakan bagian dari Gerebek Sarang Narkoba (GSN) yang digelar Polres Padangsidimpuan.
Operasi dimulai sekitar pukul 14.30 WIB dan dipimpin langsung oleh PS Kasat Resnarkoba IPTU Junaidi Pardede, SH, MH.
Datang tanpa basa-basi, tim langsung menyisir lokasi yang selama ini diduga jadi "tempat nongkrong dunia gelap".
Hasilnya, dua pria dewasa tak bisa mengelak saat petugas menemukan sabu di tangan mereka.
"Kami tidak memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba. Sekecil apa pun barang buktinya, tetap kami tindak tegas," kata IPTU Junaidi kepada wartawan.
Dua pria tersebut diketahui bernama Onasis Siregar (49) dan Muhammad Armansyah (38).
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan masing-masing satu plastik klip transparan berisi sabu yang siap merusak diri dan lingkungan.
Bong Berserakan, Gubuk Jadi Markas
Penggerebekan tak berhenti sampai di situ. Saat patroli lanjutan, petugas menemukan sebuah gubuk sederhana yang diduga kuat sudah lama dijadikan markas pemakai dan transaksi narkoba.

Di dalam dan sekitar gubuk, polisi menyita "peralatan wajib" seperti 7 bong alat hisap sabu sendok pipet, mancis, lima plastik klip kosong.
"Gubuk itu sudah tidak layak dipertahankan. Kami duga kuat menjadi tempat penyalahgunaan narkoba, maka langsung kami musnahkan," tegas Junaidi.
Api Menyala, Pesan Tegas Disampaikan
Tak mau setengah-setengah, gubuk tersebut langsung dibakar di lokasi. Api menyala, asap membubung, dan pesan aparat pun jelas: Silayang-layang bukan tempat aman bagi narkoba.
"Ini bukan sekadar penangkapan. Ini peringatan keras bagi siapa pun yang masih nekat bermain narkoba di wilayah ini," ujar IPTU Junaidi.

Operasi GSN ini melibatkan lintas unsur, mulai dari Satresnarkoba, Satintelkam, Sipropam, personel TNI Kodim 0212 Tapanuli Selatan, hingga pemerintah kelurahan setempat.
Polisi Minta Warga Jangan Diam
Di akhir kegiatan, IPTU Junaidi mengajak masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam memerangi narkoba.
"Kalau masyarakat diam, narkoba tumbuh. Kalau masyarakat berani melapor, narkoba bisa kita habisi," ujarnya.
Polres Padangsidimpuan berharap, langkah tegas ini dapat memutus mata rantai peredaran narkoba dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya laten barang haram tersebut. (JN-Irul)
Pelarian panjang salah satu terduga pelaku kasus pengeroyokan brutal di kawasan Bioskop Rajawali akhirnya terhenti.
Daerah
Euforia Pesta Tapanuli 2026 memang telah usai. Namun, yang tertinggal di Alaman Bolak bukan hanya kenangan pesta, melainkan juga tumpukan sa
Daerah
Seorang pria berinisial APL (37), warga Rantau Selatan, Kabupaten Labuhan Batu, diamankan polisi di kawasan perkebunan sawit PT FR/ANJ.
Daerah
Polemik dugaan pencurian Tandan Buah Segar (TBS) di areal perkebunan PT Barapala, Kabupaten Padang Lawas, memicu perhatian publik.
Daerah
Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui rapat mingguan yang
Daerah
Komitmen memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba kembali ditunjukkan Polsek Padangsidimpuan Hutaimbaru.
Daerah
Musyawarah Daerah (Musda) VIII DPD KNPI Kota Padangsidimpuan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan di Gedung Nasional Padangsidi
Daerah
Mandeknya proses Pergantian Antar Waktu (PAW) DPRD Tapanuli Selatan dari Fraksi Partai NasDem terus menuai sorotan publik.
Daerah
UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027.
Daerah
Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kota Padangsidimpuan dipastikan bakal berlangsung panas dan penuh dinamika.
Daerah