Senin, 26 Januari 2026 WIB

Video Viral Dua Pemuda Dikeroyok, Bukit Simarsayang Kembali Jadi Zona Rawan Kekerasan

Irul Daulay - Minggu, 25 Januari 2026 12:51 WIB
Video Viral Dua Pemuda Dikeroyok, Bukit Simarsayang Kembali Jadi Zona Rawan Kekerasan

P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id - Warga media sosial dihebohkan oleh beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dua orang pemuda dalam kondisi mengenaskan.

Baca Juga:

Dalam video tersebut, kedua pemuda tampak mengalami luka parah dengan wajah bonyok, memar, bahkan berdarah.

Keduanya ditemukan duduk termenung di tanjakan Parsalakan, Kota Padangsidimpuan, pada Minggu (25/01/2026), sehingga memicu keprihatinan dan perhatian luas dari masyarakat.

Video tersebut pertama kali direkam dan diunggah oleh penggiat media sosial Facebook dengan akun Sisupir Motor.

Dalam rekaman itu, terlihat salah satu pemuda duduk di pinggir jalan sambil memegang kepala, menahan rasa sakit, sementara rekannya tampak mengalami pembengkakan parah di wajah.

"Hari ini ketemu adek ini di tanjakan Parsalakan. Wajahnya bonyok-bonyok, hancur semua," ucap perekam video dengan nada prihatin.

Dalam dialog yang terekam, kedua pemuda mengaku kebingungan dan belum mendapatkan perawatan medis.

Saat ditanya asal-usulnya, mereka menyebut berasal dari Desa Hutaraja dan Ampolu, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Salah satu korban bernama Ando Simatupang mengungkapkan bahwa dirinya bersama rekannya, Yusfat, menjadi korban pengeroyokan brutal oleh sekelompok orang tak dikenal di kawasan Cafe Simarsayang.

"Dikeroyok di Simarsayang bang, di cafe-cafe itu," ujar Ando lirih sambil menahan rasa sakit.

Lebih mengejutkan, Yusfat mengaku jumlah pelaku yang mengeroyok mereka mencapai sekitar 20 orang.

Meski demikian, Ando menyebut bahwa ia mengenali wajah para pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

"Ngeri kali. Siapa kira-kira yang mengeroyok kalian," ucap perekam video dengan nada geram melihat kondisi korban.

Penggiat media sosial itu juga mengingatkan bahwa kawasan Bukit Simarsayang belakangan ini menjadi sorotan publik, menyusul adanya peristiwa penusukan terhadap warga Tapsel yang sempat viral.

"Simarsayang ini lagi rawan, baru-baru ini ada warga Sipirok kena tikam di sana," katanya.

Karena tak sanggup menahan sakit, kedua pemuda itu sempat menanyakan lokasi tempat berobat terdekat, bahkan menyebut ingin mencari bidan.

Sisupir Motor pun menyarankan agar keduanya segera mendapatkan perawatan medis sebelum melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Hutaimbaru.

Ando mengaku sempat ragu untuk langsung melapor ke polisi karena memiliki paman yang berprofesi sebagai anggota kepolisian.

Namun, penggiat media sosial tersebut menegaskan bahwa laporan hukum tetap penting dilakukan.

"Tak apa, meski kalian sempat minum tuak. Yang penting kalian tidak melakukan kesalahan dan ini murni jadi korban," tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan pengeroyokan tersebut. (JN-Tim)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru