Bupati juga menyoroti kondisi UMKM di Kabupaten Langkat. Dari 1.125 pelaku UMKM yang terdata, hanya sekitar 200 yang masih aktif.
"Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Lebih dari 900 UMKM tidak bangkit karena persoalan modal dan pemasaran. Kita harus mencari solusi konkret agar UMKM hidup kembali," ujarnya.
Ia mengajak seluruh pihak, khususnya Kadin dan perangkat daerah, untuk melakukan evaluasi dan memperkuat sinergi lintas sektor.
"Sudah saatnya kita berbuat untuk masyarakat. UMKM harus kembali menjadi penopang ekonomi daerah dan sumber kesejahteraan rakyat," pungkasnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antara Bupati, jajaran Forkopimda, pelaku UMKM, serta anggota Kadin Langkat, menandai semangat baru kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam membangun perekonomian daerah.