Selasa, 27 Januari 2026 WIB

Cegah Anarki Pasca-Demonstrasi, Wali Kota Medan Gelar Pertemuan Lintas Tokoh dan Ajak Warga Gelar Doa Bersama

editor - Minggu, 31 Agustus 2025 22:12 WIB
Cegah Anarki Pasca-Demonstrasi, Wali Kota Medan Gelar Pertemuan Lintas Tokoh dan Ajak Warga Gelar Doa Bersama
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat menggelar pertemuan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda di Balai Kota Medan, Minggu (31/8/2025) malam.

MEDAN -Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengambil langkah konkret dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban pasca-demonstrasi yang berujung anarkis di sejumlah daerah, termasuk Jakarta. Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, langsung menggelar pertemuan dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda di Balai Kota Medan, Minggu (31/8/2025) malam.

Langkah proaktif ini dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang meminta seluruh kepala daerah berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing.

Pertemuan yang dihadiri Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen, para wakil ketua DPRD, Sekda Wiriya Alrahman, unsur Forkopimda, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kakankemenag, tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta tokoh pemuda ini menghasilkan penandatanganan Surat Pernyataan Bersama. Pernyataan tersebut berisi komitmen untuk mengajak seluruh masyarakat menjaga suasana aman, damai, dan kondusif serta tidak mudah terprovokasi isu yang berpotensi memecah belah persatuan.

Baca Juga:
Rico Waas menegaskan bahwa saat ini aparat TNI-Polri tengah bekerja keras menjaga stabilitas keamanan, sehingga masyarakat perlu ikut membantu dengan menurunkan tensi sosial.

"Mari kita semua memberikan anjuran yang baik dengan hati yang dingin kepada kelompok maupun masyarakat. Aspirasi tentu layak didengar, tetapi aspirasi itu akan kehilangan makna jika disampaikan dengan cara anarkis," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh tokoh publik dan masyarakat Medan untuk memperkuat suasana damai melalui doa bersama. "Kami berharap besok setelah salat Dzuhur, seluruh masyarakat, khususnya para pemuka agama, menggelar doa bersama di tempat masing-masing. Pemko Medan melalui kecamatan hingga lingkungan akan memfasilitasi pelaksanaan doa ini di masjid, mushala, maupun rumah ibadah lainnya pada pukul 13.30 WIB," jelas Rico.

Menurutnya, pertemuan ini bukan dilandasi rasa khawatir, melainkan kesadaran kolektif menjaga kebersamaan. "Terlepas dari latar belakang masing-masing, kita satu bangsa Indonesia. Mari kita rawat agar tetap menjadi bangsa yang saling menolong dan menyayangi, bukan bangsa yang anarkis," tegasnya.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru