Terbongkar Lagi! Transaksi Gelap Trenggiling & Harimau Dahan di P.Sidimpuan Disikat Polisi
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Polres Padangsidimpuan kembali mengungkap kasus perdagangan ilegal satwa dilindungi. adsensePengungkapan in
Daerah
JELAJAHNEWS.ID,MEDAN - Pemko Medan mengapresiasi dan mendukung First Media yang meluncurkan channel terbaru yakni Balai Kota Medan yang berada pada channel 66 di layanan First Media sejak tanggal 3 Maret lalu. Channel Balai Kota Medan yang tayang selama 24 jam ini, menghadirkan informasi seputar Kota Medan secara tajam dan aktual, serta melalui tayangan masyarakat dapat lebih mengetahui program yang tengah dijalankan Pemko Medan.
Apresiasi terbut disampaikan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi saat menerima audiensi dari First Media di Ruang Khusus Wali Kota Medan, Senin (9/3). Selain bersilaturahmi, kunjungan yang dipimpin Presiden Direktur dan CEO Link Net Marlo Budiman juga untuk menyampaikan terkait tayangan Balai Kota Medan di channel terbaru First Media.
Didampingi Kadis Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Medan Zain Noval, Akhyar mengaku sangat antusias atas hadirnya channel 66 ini yang menghadirkan tayangan seputar kegiatan Pemko Medan. Akhyar juga mengatakan pentingnya bagi pemerintah untuk untuk dapat memberikan informasi kepada warganya apa saja yang dilakukan Pemko Medan melaluu tayangan yang ada.
\"Tayangan ini merupakan suatu bentuk pemenuhan hak kepada warga atas informasi yang benar dan akurat yang dilakukan Pemko Medan. Melalui program ini diharapkan juga dapat memberikan informasi mengenai progran yang tengah dilakukan Pemko Medan tentunya,\" jelas Akhyar.
Sebelumnya Presiden Direktur dan CEO Link Net Marlo Budiman mengatakan, First Media bekerja sama dengan Pemerintah Kota Medan memproduksi channel tersebut. Dengan diluncurkannya channel baru ini, First Media berharap dapat turut memberikan sumbangsih memperkenalkan berbagai program yang tengah dilakukan Pemko Medan.
“Balai Kota Medan adalah bagian dari misi kami untuk mendukung visi dan misi serta program pemerintah daerah melalui tayangan televisi. Kami bekerja sama dengan balai kota untuk mengolah informasi agar menjadi program yang menarik dan berkualitas sekaligus informatif bagi pelanggan First Media. Kehadiran channel baru ini juga akan memperkuat hubungan dan kepercayaan antara masyarakat dan pemerintah daerah,\" jelas Marlo.
Dengan channel ini, First Media Marlo berharap dapat ikut mendukung transparansi dan akuntabilitas pemerintahan lewat sosialisasi yang positif, sehingga masyarakat selalu mengetahui perkembangan terkini dari Kota Malang. \"Kami juga berharap tayangan ini dapat ditayangkan di Kantor Camat ataupun Kantor Lurah agar dapat disaksikan warga setempat,\" harapnya.(RRL)
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Polres Padangsidimpuan kembali mengungkap kasus perdagangan ilegal satwa dilindungi. adsensePengungkapan in
Daerah
Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme personel, Polres Padangsidimpuan menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispa
Daerah
Kanwil Badan Pertanahan Nasional Sumut menggelar rapat virtual guna memperkuat kualitas data spasial pertanahan.
Daerah
Warga Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas (Mr X) dalam kondisi mengenask
Daerah
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu resmi melantik Kepala Dinas Pendidikan Daerah yang baru, Efrida Yanti Pakpahan.
Daerah
Upaya penyelesaian sengketa lahan di Kabupaten Padang Lawas Utara terus didorong secara terukur dan berbasis aturan hukum.
Daerah
Upaya perdagangan ilegal satwa dilindungi kembali terbongkar di Padangsidimpuan. Aparat dari Polres Padangsidimpuan mengungkap praktik yang
Daerah
Nama &ldquoSiti Mawarni&rdquo mendadak viral di media sosial dan memicu beragam spekulasi publik.
Daerah
Di balik tembok Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, suasana tampak berbeda dan lebih khidmat, Senin (27/4/2026).
Daerah
Isu Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Padangsidimpuan menjadi perhatian publik setelah adanya aksi unjuk rasa oleh sekelompok massa
Daerah