Terbongkar Lagi! Transaksi Gelap Trenggiling & Harimau Dahan di P.Sidimpuan Disikat Polisi
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Polres Padangsidimpuan kembali mengungkap kasus perdagangan ilegal satwa dilindungi. adsensePengungkapan in
Daerah
JELAJAHNEWS.ID,MEDAN - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi menghimbau kepada seluruh warga Kota Medan agar tetap tenang menyikapi virus corona. Sebab, sampai saat ini belum ada satu pun warga Kota Medan yang ditemukan terindikasi terserang virus yang menyerang sistem pernafasan tersebut.
Himbauan ini disampaikan Akhyar untuk mencegah terjadinya kepanikan di kalangan warga pasca ditemukannya ada warga Indonesia yang positif terjangkit virus corona. “Saya minta warga Kota Medan untuk tetap tenang dan senantiasa terus meningkatkan kualitas kesehatannya,” kata Akhyar di sela-sela kunjungan kerja ke Kota Semarang, Rabu (4/3).
Dikatakan Akhyar, Pemko Medan bersama Pemprov Sumut telah melakukan monitoring setiap warga yang datang dari wilayah endemik penyakit tersebut. Monitoring dilakukan bilang Akhyar dimulai dari masuk Kota Medan baik di pelabuhan maupun bandara. “Di samping itu juga kita terus melakukan pemantauan ke rumah-rumah,” ungkapnya.
Selanjutnya terang Akhyar lagi, 73 rumah sakit pemerintah dan swasta serta puskesmas telah melakukan pemantauan langsung untuk memastikan apakah ada warga yang mengalami gejala-gejala terjangkit virus corona. Apabila ditemukan jelas Akhyar, rumah sakit maupun puskesmas langsung merujuknya ke RSUP H Adam Malik.
“RSUP H Adam Malik telah dipersiapkan untuk menangani apabila ada warga Kota Medan yang terindikasi virus corona. Alhamdulillah, sampai saat ini belum ada satu pun warga Kota Medan yang terindikasi virus corona. Untuk itu, sekali lagi saya menghimbau seluruh warga untuk tetap tenang dan menjalankan aktifitas rutin seperti biasa,” pesannya seraya mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan.
Selanjutnya, Akhyar mengharapkan kerja sama dari warga terkhusus bagi warga yang baru pulang dari wilayah endemik corona. Apabila ada gejala flu dan demam, Akhyar mengingatkan agar tidak hanya sekedar minum obat biasa saja, melainkan harus segera mengecek kesehatannya ke puskesmas maupun dokter. Hal ini penting dilakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Mantan anggota DPRD Medan ini perlu menjelaskan, himbauan ini dikeluarkan bukan untuk memberikan rasa takut kepada warga melainkan mengingatkan warga untuk senantiasa waspada dan berhati-hati sehingga tidak terjangkit virus corona. “Warga Kota Medan tidak perlu khawatir yang berlebihan, sebab di Kota Medan mulai tingkat kecamatan dan sejumlah rumah RSUP H Adam Malik telah memiliki fasilitas ruang isolasi, tenaga medis serta sejumlah peralatan lainnya,” jelasnya.
Intinya tegas Akhyar, semua warga diminta untuk aktif mengecek kesehatannya. Terutama apabila mengalami gejala flu dan demam. “Kami siap sedia melayani dan memberikan pelayanan kesehatan sebaik-baiknya, mulai dari tingkat pelayanan kesehatan di puskesmas-puskesmas yang ada di 21 kecamatan di Kota Medan. Mari kita jaga daya tahan tubuh dan terus tingkatkan kualitas hidup kita,” pesannya.(RRL)
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Polres Padangsidimpuan kembali mengungkap kasus perdagangan ilegal satwa dilindungi. adsensePengungkapan in
Daerah
Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme personel, Polres Padangsidimpuan menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispa
Daerah
Kanwil Badan Pertanahan Nasional Sumut menggelar rapat virtual guna memperkuat kualitas data spasial pertanahan.
Daerah
Warga Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas (Mr X) dalam kondisi mengenask
Daerah
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu resmi melantik Kepala Dinas Pendidikan Daerah yang baru, Efrida Yanti Pakpahan.
Daerah
Upaya penyelesaian sengketa lahan di Kabupaten Padang Lawas Utara terus didorong secara terukur dan berbasis aturan hukum.
Daerah
Upaya perdagangan ilegal satwa dilindungi kembali terbongkar di Padangsidimpuan. Aparat dari Polres Padangsidimpuan mengungkap praktik yang
Daerah
Nama &ldquoSiti Mawarni&rdquo mendadak viral di media sosial dan memicu beragam spekulasi publik.
Daerah
Di balik tembok Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, suasana tampak berbeda dan lebih khidmat, Senin (27/4/2026).
Daerah
Isu Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kota Padangsidimpuan menjadi perhatian publik setelah adanya aksi unjuk rasa oleh sekelompok massa
Daerah