Senin, 27 Juli 2026 WIB

DPRD Medan Desak Polisi Usut Tuntas Penyebab Ledakan Rumah di Grand Polonia

editor - Kamis, 23 Juli 2026 19:39 WIB
DPRD Medan Desak Polisi Usut Tuntas Penyebab Ledakan Rumah di Grand Polonia
Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus

MEDAN -Anggota Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus, meminta Kepolisian mengusut tuntas penyebab ledakan yang terjadi di sebuah rumah di Komplek Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Senin(20/7/2026). Desakan tersebut disampaikan karena hingga kini penyebab pasti ledakan yang menewaskan tiga orang dan melukai dua lainnya belum diumumkan secara resmi.

Robi menilai pengungkapan penyebab ledakan harus menjadi prioritas aparat penegak hukum mengingat peristiwa tersebut telah menimbulkan korban jiwa dan memicu keresahan di tengah masyarakat.

"Sampai saat ini belum ada kepastian apa sebenarnya yang menyebabkan ledakan di rumah itu. Kita semua bertanya-tanya apa sebenarnya yang terjadi. Hal ini harus diusut tuntas secepatnya, sebab peristiwa ini telah menyebabkan tiga orang kehilangan nyawa dan dua orang mengalami luka-luka," kata Robi Barus kepada wartawan, kemarin.

Baca Juga:
Menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan itu, penyelidikan yang menyeluruh sangat diperlukan agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai penyebab insiden tersebut. Ia berharap proses penyidikan dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan hasil investigasi ilmiah.

Robi menjelaskan, dugaan awal yang berkembang menyebut ledakan dipicu oleh kebocoran pipa gas. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan setelah PT Perusahaan Gas Negara (PGN) melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian dan menyatakan tidak menemukan indikasi yang mengarah pada jaringan gas sebagai sumber ledakan.

Karena itu, ia meminta aparat melakukan identifikasi ulang secara lebih mendalam dengan melibatkan seluruh pihak yang berkompeten agar penyebab ledakan dapat diketahui secara pasti.

"Untuk itu, perlu dilakukan identifikasi ulang dengan lebih mendalam. Harus jelas dan harus transparan. Sebab saat ini masyarakat yang rumahnya menggunakan jaringan pipa gas menjadi resah dan khawatir. Mereka takut hal serupa akan terjadi di rumah mereka," ujarnya.

Ia menilai kepastian hasil penyelidikan penting untuk menghilangkan spekulasi yang berkembang di masyarakat, terutama bagi pelanggan jaringan gas rumah tangga yang kini merasa waswas setelah insiden tersebut.

Robi juga mengingatkan bahwa ledakan di Grand Polonia telah menjadi perhatian luas karena tidak hanya diberitakan media nasional, tetapi juga mendapat sorotan media internasional. Oleh sebab itu, menurutnya, pemerintah bersama aparat penegak hukum harus memberikan perhatian serius agar proses penyelidikan berjalan secara terbuka dan akuntabel.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tanggung jawab atas peristiwa tersebut harus ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan resmi. Apabila nantinya terbukti ledakan disebabkan oleh jaringan pipa gas, maka penyedia layanan gas wajib mempertanggungjawabkan seluruh dampak yang ditimbulkan.

"Bila terbukti akibat pipa gas, maka PGN harus bertanggung jawab. Sebab kerugian yang ditimbulkan bukan hanya kerugian materiil, tetapi juga immateriil. Namun bila kejadian ini murni karena kelalaian pemilik rumah, maka harus ada sosialisasi kepada masyarakat luas agar peristiwa ini tidak terulang," tegasnya.(jns)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru