Urusan Ahli Waris Jadi Agenda, Kantah Padangsidimpuan dan BPN Sumut Gelar Koordinasi
Permohonan ahli waris atas nama Abdul Wahab Tanjung menjadi agenda pembahasan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan bersama Kantor
Daerah
MEDAN -Rencana mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (siskamling) di setiap lingkungan Kota Medan dinilai sulit terealisasi. Pasalnya, sejumlah kepala lingkungan (kepling) mengaku terbebani dengan ketiadaan anggaran untuk pembangunan pos dan pembayaran honor petugas jaga malam.
Sejumlah kepling yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan, Selasa (23/9/2025), menyampaikan bahwa kendala utama pengaktifan pos siskamling adalah masalah biaya. "Pendirian pos saja sudah berat, apalagi ditambah honor jaga malam dan biaya operasional. Memang ada lingkungan tertentu yang pos siskamlingnya berjalan baik, tapi kondisi tiap wilayah di Medan berbeda-beda," ujar salah seorang kepling.
Bahkan, sumber tersebut meragukan klaim bahwa 1.164 dari total 2.001 lingkungan di Kota Medan telah memiliki pos siskamling aktif. "Kami pesimis seluruh lingkungan bisa memiliki pos aktif tanpa dukungan anggaran. Data yang menyebut ribuan pos sudah ada patut dipertanyakan," ungkapnya.
Baca Juga:Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Medan, Wong Chun Sen, meminta kepling tidak menyerah meskipun tidak ada anggaran khusus dari Pemerintah Kota Medan. Ia menegaskan bahwa keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan.
"Kepling harus mampu berkoordinasi dan bermusyawarah dengan warganya, terutama tokoh masyarakat, untuk mencari sumber pendanaan. Mulai dari pembangunan pos hingga operasional jaga malam harus bisa disiasati dengan dukungan warga," ujar Wong, politisi PDI Perjuangan.
Ia menambahkan, masyarakat pasti mendukung upaya menjaga kenyamanan lingkungannya. "Keamanan adalah kebutuhan bersama. Gotong royong harus diciptakan sejak dini untuk mencegah gangguan keamanan," katanya.
Wong juga menekankan bahwa tugas utama kepling adalah menciptakan lingkungan yang aman. "Kalau kepling tidak bisa menjalankan fungsi itu, berarti gagal menjalankan peran utamanya. Maka libatkan masyarakat, bangun kerja sama, dan jangan jadikan alasan anggaran untuk menyerah," tegasnya.
Permohonan ahli waris atas nama Abdul Wahab Tanjung menjadi agenda pembahasan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan bersama Kantor
Daerah
Modifikasi tangki mobil menjadi cara yang diduga digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara ilegal.
Daerah
Saluran irigasi mulai dikerjakan, batu dan semen terlihat tersusun. Namun, ada satu hal yang justru belum terlihat dalam dokumentasi di loka
Daerah
Dua peristiwa kebakaran kendaraan yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, menjadi sorotan m
Daerah
Kebakaran hebat melanda kawasan Kampung Darek, Kelurahan Wek IV, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Minggu (25/10/2026) malam.
Daerah
Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos., mengajak masyarakat Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, menjaga kebhinek
Daerah
Keluhan seorang pasien terkait pengalaman persalinan di RSUD Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, menuai beragam tanggapan w
Daerah
Video dugaan penampungan solar di Jalan Ujung Gurap, Padangsidimpuan Batunadua, viral di media sosial, Sabtu (24/10/2026).
Daerah
Perang melawan narkoba bukan hanya tugas polisi. Pesan itu mengemuka dalam Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Menolak Narkob
Daerah
Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) Sumatera Utara (Sumut) membagikan 250 kotak nasi kepada pengendara dan warga sekitar Jalan Sekip,
Ragam