Banjir Menggenang Saat Hujan 30 Menit, Pemko Medan Siapkan Pembenahan Drainase di Sitirejo III
Persoalan banjir yang kerap menggenangi kawasan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Sapa Warga
Daerah
MEDAN - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan Pemerintah Kota Medan tidak berencana menaikkan tarif pajak daerah. Sebaliknya, pemerintah akan memprioritaskan upaya menutup kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengawasan dan digitalisasi sistem pembayaran pajak.
Penegasan tersebut disampaikan Rico saat membuka Forum Digital Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota se-Indonesia di Hotel Grand City, Kamis (29/10/2026). Forum yang dihadiri para kepala Bapenda dari berbagai kota di Indonesia itu membahas penguatan fiskal daerah melalui transformasi digital, terutama untuk meningkatkan transparansi dan mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.
Rico mengatakan, peningkatan pendapatan daerah tidak harus dilakukan dengan menaikkan beban pajak masyarakat. Menurutnya, pemerintah perlu terlebih dahulu mengidentifikasi dan menutup celah kebocoran penerimaan yang berpotensi mengurangi pendapatan daerah.
Baca Juga:"Untuk Pemko Medan sendiri, kami tidak berencana untuk hal tersebut (menaikkan pajak). Tapi kami memeriksa di mana terjadinya kebocoran-kebocoran pendapatan tersebut. Salah satu kebocoran yang kami yakini ada di PBJT (Pajak Barang dan Jasa Tertentu) Makanan dan Minuman," ujar Rico.
Ia mencontohkan hasil pengawasan terhadap sebuah restoran besar yang ramai pengunjung, tetapi hanya menyetorkan pajak daerah sekitar Rp17 juta per bulan. Setelah Bapenda melakukan pemantauan langsung selama satu minggu, diketahui omzet riil restoran tersebut jauh lebih besar. Berdasarkan hasil pemantauan itu, potensi setoran pajaknya diperkirakan dapat mencapai ratusan juta rupiah per bulan.
Temuan tersebut, menurut Rico, menunjukkan pentingnya pengawasan berbasis data dan sistem pembayaran yang mampu mencatat transaksi secara lebih akurat. Ia menilai mekanisme konvensional yang mengandalkan pelaporan wajib pajak atau self-assessment serta pembayaran yang baru dilaporkan hingga satu bulan kemudian memiliki celah yang perlu diperbaiki.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemko Medan berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan Bank Sumut mengembangkan inovasi digital bernama Qresto (Quick Response Electronic Splitting System for Tax Optimization). Sistem ini dirancang agar komponen pajak dari transaksi konsumen dapat langsung dipisahkan secara real time ketika pembayaran dilakukan.
Persoalan banjir yang kerap menggenangi kawasan Sitirejo III, Kecamatan Medan Amplas, menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan Sapa Warga
Daerah
Pengurus Besar Tinju Indonesia (PERBATI) Kabupaten Deli Serdang bersilaturahmi dan makan malam bersama bersama pengurus PERBATI Sumatera Uta
Daerah
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Surya mengajak kader Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) menjadi pelopor perubahan
Daerah
Apes, ditinggal ke luar kota, motor warga Wek VI Padangsidimpuan digondol maling.
Daerah
Modus peredaran narkoba dengan menyamarkan koper berisi ganja ke dalam karung goni berhasil digagalkan Polres Tapanuli Selatan (Tapsel).
Daerah
Siapa sangka, langkah kecil seorang anak yang belajar menari di taman baca di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, kini memb
Daerah
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memperkuat kerja sama pembangunan
Daerah
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menggencarkan sosialisasi Program Intensifikasi dan Ekstensifikasi Pemungutan Pajak yan
Daerah
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyiapkan skema pembiayaan alternatif di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Medan Erisda Hutasoit agar mampu menjaga komunikasi dan
Daerah