Jumat, 30 Oktober 2026 WIB

Geger! Mayat Pria Ditemukan di Pantai Damar Mini, Warga Curigai Dugaan Kekerasan

Irul Daulay - Rabu, 28 Oktober 2026 13:31 WIB
Geger! Mayat Pria Ditemukan di Pantai Damar Mini, Warga Curigai Dugaan Kekerasan
Foto: Petugas melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan mayat laki-laki di aliran Sungai Batang Ayumi, wilayah Huta Lombang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Rabu (28/10/2026).

P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id- Sesosok mayat laki-laki ditemukan tersangkut di bebatuan aliran Sungai Batang Ayumi, wilayah Desa Huta Lombang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Rabu (28/10/2026) pagi.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Leo Simatupang (35), seorang pencari pasir, sekitar pukul 07.30 WIB saat beraktivitas di sungai.

Berdasarkan kronologi kejadian, Leo melihat jasad pria dalam posisi telungkup dan tersangkut di antara bebatuan. Ia kemudian melaporkan penemuan tersebut kepada kepala desa setempat.

Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) dan Bhabinkamtibmas, sebelum dilaporkan kepada tim Identifikasi Polres Padangsidimpuan untuk penanganan lebih lanjut.

Petugas kemudian mendatangi lokasi guna melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah.

Sekitar pukul 10.00 WIB, jenazah dibawa menggunakan mobil Inafis Polres Padangsidimpuan ke RSUD Kota Padangsidimpuan untuk menjalani pemeriksaan medis dan keperluan visum.

Hingga kini, identitas lengkap korban belum diketahui. Dalam laporan awal, korban hanya dicatat dengan inisial M X, tanpa keterangan usia, pekerjaan, maupun alamat.

Penemuan mayat tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat. Sejumlah warga menduga terdapat tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan. Belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai kondisi luka korban maupun penyebab kematiannya.

Penyebab Kematian Masih Diselidiki

Penyebab kematian pria tersebut masih menjadi tanda tanya. Belum diketahui apakah korban meninggal akibat kecelakaan, tindak pidana, atau faktor lainnya.

Pemeriksaan medis dan penyelidikan kepolisian diperlukan untuk memastikan penyebab kematian sekaligus mengungkap identitas korban.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan jenazah maupun perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

Polisi diharapkan dapat segera mengungkap identitas korban dan memastikan penyebab kematiannya berdasarkan hasil pemeriksaan yang dapat dipertanggungjawabkan. (JN-Irul)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru