Rabu, 12 Agustus 2026 WIB

Tempuh 5 Jam dengan Medan Berat, Kadisdik Tapsel Sambangi Sekolah Terpencil di Tapus Nabolak

Irul Daulay - Rabu, 12 Agustus 2026 10:40 WIB
Tempuh 5 Jam dengan Medan Berat, Kadisdik Tapsel Sambangi Sekolah Terpencil di Tapus Nabolak
Foto: Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Selatan Efrida Yanti Pakpahan saat mengunjungi dan meninjau langsung kondisi SD Negeri 100506 Tapus Nabolak, Kecamatan Aek Bilah, Selasa (11/8/2026)

TAPSEL| Jelajahnews.id - Jarak dan medan berat tak menyurutkan langkah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan, Efrida Yanti Pakpahan, untuk memastikan pelayanan pendidikan hadir hingga ke pelosok daerah.

Pada Selasa (11/08/2026), Efrida Yanti Pakpahan bersama rombongan melakukan kunjungan dan peninjauan langsung ke SD Negeri 100506 Tapus Nabolak, Desa Tapus Nabolak, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Untuk mencapai sekolah tersebut, rombongan harus menempuh perjalanan sekitar lima jam dengan kondisi medan yang cukup menantang. Sebagian akses bahkan hanya dapat dilalui menggunakan kendaraan gardan dua atau 4WD.

Baca Juga:
Meski demikian, kondisi geografis tersebut tidak mengurangi komitmen Dinas Pendidikan Tapsel untuk melihat secara langsung kondisi sekolah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

"Kami datang langsung untuk melihat kondisi sekolah sekaligus mendengarkan aspirasi dari guru, orang tua dan masyarakat.

Walaupun perjalanan membutuhkan waktu sekitar lima jam dengan medan yang cukup berat, hal itu tidak menjadi penghalang bagi kami untuk memastikan pelayanan pendidikan tetap hadir hingga ke wilayah terpencil," kata Efrida.

Dengarkan Aspirasi Orang Tua dan Guru

Dalam kunjungan tersebut, Efrida bertemu dengan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta orang tua atau wali murid.

Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Berbagai aspirasi dan kebutuhan sekolah dibahas sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara pihak sekolah, orang tua, masyarakat dan pemerintah daerah.

Berdasarkan data yang disampaikan pihak sekolah, SD Negeri 100506 Tapus Nabolak memiliki 41 peserta didik.

Sementara jumlah guru dan tenaga kependidikan sebanyak enam orang, terdiri dari satu PNS, empat PPPK dan satu tenaga honorer sekolah.

Selain berdialog dengan pihak sekolah dan orang tua, Efrida juga berinteraksi langsung dengan para siswa. Kehadirannya mendapat sambutan hangat dari anak-anak yang tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Efrida mengatakan, seluruh hasil peninjauan dan aspirasi yang diperoleh dari kunjungan tersebut akan dikoordinasikan dan dilaporkan kepada Bupati Tapanuli Selatan untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah tindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami akan membawa dan mengoordinasikan hasil peninjauan serta aspirasi yang kami terima kepada Bapak Bupati Tapanuli Selatan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan langkah tindak lanjut sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Menurutnya, perhatian terhadap dunia pendidikan harus dirasakan seluruh peserta didik, termasuk mereka yang berada di wilayah dengan akses geografis yang sulit.

"Harapan kami, anak-anak di Tapus Nabolak tetap mendapatkan pelayanan pendidikan yang baik dan berkualitas.

Jarak dan kondisi geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak," tegas Efrida.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa pelayanan pendidikan di Tapanuli Selatan tidak hanya berorientasi pada wilayah yang mudah dijangkau.

Lima jam perjalanan dengan medan berat menjadi bagian dari ikhtiar pemerintah daerah untuk melihat langsung kondisi pendidikan di pelosok, mendengar suara masyarakat, serta memastikan anak-anak di daerah terpencil tetap mendapat perhatian.

"Jarak yang jauh dan medan yang berat bukanlah penghalang untuk memberikan pelayanan terbaik. Pendidikan yang berkualitas harus dapat dirasakan oleh seluruh anak-anak hingga ke pelosok Kabupaten Tapanuli Selatan," pungkasnya. (JN-Irul)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru