Minggu, 27 September 2026 WIB

Pemprov Sumut Perkuat Peternakan Maju dan Komitmen Bebas Rabies 2030

editor - Sabtu, 26 September 2026 12:22 WIB
Pemprov Sumut Perkuat Peternakan Maju dan Komitmen Bebas Rabies 2030
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor saat membuka Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day (WRD) tingkat Sumut di Lapangan Astaka Medan Sport Center, Jalan William Iskandar, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (26/9/2026)

MEDAN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memperkuat komitmen membangun sektor peternakan yang maju, produktif, dan berdaya saing sekaligus meningkatkan perlindungan masyarakat dari penyakit rabies melalui Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day (WRD) 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi pemerintah, tenaga kesehatan hewan, peternak, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung target Indonesia bebas rabies pada 2030.

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor saat membuka Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day (WRD) tingkat Sumut di Lapangan Astaka Medan Sport Center, Jalan William Iskandar, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (26/9/2026).

Timur Tumanggor mengatakan, Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk komitmen bersama dalam membangun sektor peternakan yang maju sekaligus meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat.

Baca Juga:
"Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama, berkolaborasi, dan mencurahkan tenaga serta pikirannya sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik," ujarnya.

Menurutnya, sektor peternakan memiliki peran penting dalam pembangunan Sumut karena tidak hanya menghasilkan pangan bergizi seperti daging, telur, dan susu, tetapi juga menjadi sumber penghidupan, membuka lapangan pekerjaan, serta menggerakkan perekonomian masyarakat.

Karena itu, kata Timur, pembangunan peternakan harus diarahkan agar semakin produktif, berdaya saing, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan peternak. Peningkatan produksi juga harus berjalan seiring dengan penguatan kesehatan hewan, keamanan pangan asal hewan, serta kesejahteraan hewan.

"Peternakan yang maju, masyarakat sehat. Kita ingin mendorong peternakan di Sumatera Utara naik kelas melalui peningkatan kualitas bibit, pakan yang sehat, hilirisasi, serta penguatan kesehatan hewan dan masyarakat," katanya.

Halaman:
Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru