Sabtu, 25 Juli 2026 WIB

Sembilan Tahun Berjalan, Beasiswa Martabe Prestasi Telah Jangkau 3.037 Pelajar di Tapsel

Irul Daulay - Sabtu, 25 Juli 2026 10:54 WIB
Sembilan Tahun Berjalan, Beasiswa Martabe Prestasi Telah Jangkau 3.037 Pelajar di Tapsel
Foto: Rahmat Lubis (berbaju oranye) bersama Efrida Yanti Pakpahan (berbaju biru) menyerahkan piagam Beasiswa Martabe Prestasi secara simbolis kepada perwakilan penerima di Batang Toru, Jumat (24/7/2026).

TAPSEL |Jelajahnews.id- PT Agincourt Resources kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan di Kabupaten Tapanuli Selatan dengan menyalurkan Beasiswa Martabe Prestasi 2026 senilai Rp5,29 miliar kepada 341 pelajar dan mahasiswa.

Program yang telah berjalan selama sembilan tahun itu tetap dilanjutkan meski perusahaan masih berada dalam masa pemulihan kegiatan operasional Tambang Emas Martabe.

Penghargaan kepada para penerima beasiswa diserahkan dalam acara yang digelar di Sopo Daganak, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (24/7/2026).

Dari total 341 penerima beasiswa tahun ini, sebanyak 88 orang merupakan penerima baru, sedangkan 253 orang merupakan penerima lanjutan.

Dari jumlah penerima baru tersebut, 37 siswa atau sekitar 42 persen berasal dari Kecamatan Batang Toru dan Muara Batang Toru.

Kuasa Direksi PT Agincourt Resources, Rahmat Lubis, mengatakan pada 2026 perusahaan melakukan penyesuaian skala program dengan memprioritaskan penerima beasiswa pada jenjang SMA dan perguruan tinggi.

Sementara beasiswa untuk siswa SD dan SMP ditiadakan sebagai bagian dari penyesuaian prioritas Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) selama masa pemulihan kegiatan perusahaan.

"Komitmen kami terhadap pendidikan generasi muda Tapanuli Selatan tidak berubah. Kami menyesuaikan skala program agar tetap dapat berjalan secara berkelanjutan, dengan mendahulukan kelompok yang paling membutuhkan dukungan, yakni siswa SMA yang bersiap masuk perguruan tinggi dan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi," ujar Rahmat.

Menurut Rahmat, sejak pertama kali diluncurkan pada 2017, Beasiswa Martabe Prestasi telah menjangkau 3.037 pelajar dan mahasiswa dengan total investasi pendidikan mencapai Rp24,11 miliar.

Selama hampir satu dekade, program tersebut menjadi salah satu program beasiswa yang dikelola perusahaan tambang dengan cakupan penerima terbesar di Sumatera Utara, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

"Konsistensi pemberian beasiswa selama sembilan tahun mencerminkan bahwa pendidikan merupakan prioritas jangka panjang kami dalam membantu ribuan anak asal Tapanuli Selatan agar kelak dapat berkontribusi bagi daerah dan negara," kata Rahmat.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Selatan, Efrida Yanti Pakpahan, mengapresiasi keberlanjutan Program PPM Agincourt Resources yang dinilai memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.

"Beasiswa ini sangat membantu anak-anak dari keluarga dengan kemampuan ekonomi rendah agar memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi," ujarnya.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai penghalang untuk meraih cita-cita.

"Banyak jalan untuk meraih cita-cita, salah satunya melalui beasiswa," tutur Efrida.

Pada tahun ini, sebanyak 13 penerima Beasiswa Martabe Prestasi berhasil diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri ternama di Pulau Jawa.

Enam orang diterima di Institut Pertanian Bogor (IPB), tiga orang di Universitas Gadjah Mada (UGM), serta masing-masing satu orang di Universitas Diponegoro, Universitas Airlangga, Universitas Brawijaya, dan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Salah seorang penerima beasiswa, Sahrial Azhari Gultom, warga Desa Wek III yang merupakan kawasan lingkar tambang, berhasil lolos ke IPB.

"Beasiswa ini akan saya manfaatkan sebaik mungkin. Selain membantu biaya pendidikan, beasiswa ini juga menjadi motivasi bagi saya untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi yang saya miliki," katanya.

Keberhasilan program tersebut juga terlihat dari para alumni penerima beasiswa. Salah satunya Rona Melati Pakpahan, penerima Beasiswa Martabe Prestasi 2017, yang kini bekerja di sebuah perusahaan logistik di Medan setelah menyelesaikan pendidikan S-1 Ekonomi Islam di UIN Sumatera Utara dengan dukungan beasiswa tersebut.

"Dengan latar pendidikan yang saya raih berkat beasiswa ini, saya akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan passion saya, mandiri secara finansial, dan membantu keluarga," ujar Rona. (JN-Irul)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru