Rabu, 08 Juli 2026 WIB

Samosir Percepat Target Pemeriksaan Kesehatan Gratis 2026, Wabup Minta Layanan Menjangkau Seluruh Desa

editor - Selasa, 30 Juni 2026 01:45 WIB
Samosir Percepat Target Pemeriksaan Kesehatan Gratis 2026, Wabup Minta Layanan Menjangkau Seluruh Desa
Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk

SAMOSIR -Pemerintah Kabupaten Samosir mempercepat upaya pencapaian target Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) tahun 2026 yang ditetapkan sebesar 65 persen. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Evaluasi Capaian Pelaksanaan dan Penggalangan Strategi Peningkatan Capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis yang digelar di Aula Kantor Bupati Samosir, Selasa (30/6/2026).

Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menegaskan bahwa Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia. Di tingkat daerah, program tersebut juga menjadi prioritas Bupati dan Wakil Bupati Samosir dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Ariston mengatakan target capaian PKG sebesar 65 persen harus diwujudkan melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga:
"Seluruh masyarakat harus mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Diperlukan strategi yang terintegrasi dan kerja sama seluruh elemen, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, hingga pemerintah kecamatan. Tim kesehatan diminta menyusun penjadwalan pelayanan PKG. Pelayanan harus dapat menjangkau seluruh desa bahkan sampai ke dusun, sehingga tidak ada masyarakat yang terlewat memperoleh layanan," tegas Ariston.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Baperida) Kabupaten Samosir, Rajoki Simarmata, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas kesehatan masyarakat menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan Indonesia Emas. Menurutnya, Kabupaten Samosir telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan kesehatan semesta, sehingga penguatan layanan kesehatan yang bersifat preventif menjadi langkah strategis yang perlu terus diperkuat.

Ia menjelaskan bahwa dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), salah satu fokus pembangunan Kabupaten Samosir adalah memperkuat sistem kesehatan melalui berbagai program, termasuk Pemeriksaan Kesehatan Gratis.

"Puskesmas dan bidan desa merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan program ini. Keberhasilan PKG memerlukan kebijakan strategis yang didukung penganggaran tepat sasaran serta komitmen bersama di setiap jenjang pemerintahan. Mari kita mengajak masyarakat untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir, dr. Dina Hutapea, memaparkan bahwa berdasarkan data aplikasi Satu Sehat Indonesiaku per 22 Juni 2026, jumlah masyarakat yang telah mengikuti Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis mencapai 36.162 orang dari total sasaran 142.062 orang. Angka tersebut setara dengan 28,42 persen, sehingga masih diperlukan percepatan untuk mencapai target 65 persen pada akhir tahun.

Menurut dr. Dina, program ini merupakan langkah pemerintah dalam memperkuat deteksi dini berbagai penyakit. Selama ini, sebagian besar anggaran kesehatan terserap untuk penanganan penyakit kronis yang dipicu pola hidup kurang sehat. Melalui pemeriksaan sejak dini, penyakit dapat ditemukan lebih cepat sehingga penanganannya menjadi lebih efektif.

"Apabila penyakit seperti kanker, tumor, maupun penyakit ginjal dapat dideteksi sejak dini, maka penanganannya akan lebih cepat sehingga kualitas hidup masyarakat meningkat dan beban pembiayaan kesehatan dapat ditekan. Anggaran yang dihemat nantinya dapat dialokasikan untuk pembangunan sektor lainnya," jelasnya.

Untuk mempercepat capaian program, Dinas Kesehatan meluncurkan inovasi JEMPOL PKG (Jemput Bola Pemeriksaan Kesehatan Gratis). Melalui inovasi tersebut, tim kesehatan memberikan pelayanan langsung ke wilayah yang sulit dijangkau serta membuka layanan PKG pada berbagai kegiatan masyarakat, seperti pesta adat dan kegiatan desa.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru