Jumat, 05 Juni 2026 WIB

Narkoba Meresahkan, Rakyat Turun ke Jalan Desak Polisi Bertindak Tegas

Irul Daulay - Kamis, 04 Juni 2026 18:01 WIB
Narkoba Meresahkan, Rakyat Turun ke Jalan Desak Polisi Bertindak Tegas
Foto: Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Lintas Organisasi Masyarakat dan Himpunan Mahasiswa Indonesia menggelar aksi damai di depan Mapolres Padangsidimpuan, Kamis (4/6/2026).

P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id- Gelombang kemarahan masyarakat terhadap maraknya peredaran narkoba di Kota Padangsidimpuan mencapai puncaknya.

Ratusan warga yang tergabung dalam aliansi lintas organisasi masyarakat dan Himpunan Mahasiswa Indonesia menggelar aksi damai di depan Mapolres Padangsidimpuan, Kamis (04/06/2026).

Dengan membawa berbagai spanduk dan poster berisi tuntutan pemberantasan narkoba, massa secara lantang menyerukan satu pesan yang sama, yakni "Tangkap Bandarnya!"

Aksi yang berlangsung tertib namun penuh semangat itu merupakan bentuk keresahan masyarakat terhadap maraknya peredaran narkotika yang dinilai semakin mengancam masa depan generasi muda serta merusak sendi-sendi kehidupan sosial di Kota Padangsidimpuan.

Dalam orasinya, tokoh agama Zainal Abidin Siregar menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar penangkapan pengguna atau pelaku lapangan.

Menurutnya, aparat penegak hukum harus mampu membongkar jaringan hingga ke akar-akarnya dan menangkap para bandar yang menjadi otak peredaran barang haram tersebut.

"Kami ingin kasus-kasus besar yang pernah ditemukan dapat diungkap secara terang benderang.

Siapa pemiliknya, siapa pemasoknya, dan siapa yang mengendalikan jaringan ini harus diketahui publik.

Selama bandarnya belum ditangkap, masyarakat akan terus dihantui rasa khawatir," tegasnya di hadapan peserta aksi.

Massa juga menyoroti sejumlah kasus narkotika yang sempat menghebohkan masyarakat, mulai dari temuan puluhan bal ganja hingga penemuan ganja di sebuah rumah kontrakan di kawasan Padangsidimpuan Selatan.

Mereka menilai pengungkapan kasus tersebut belum menjawab pertanyaan besar tentang siapa aktor utama di balik peredaran narkoba tersebut.

Suasana aksi semakin bergelora ketika para peserta secara bergantian menyampaikan tuntutan agar aparat tidak memberi ruang sedikit pun bagi bandar dan pengedar narkoba.

"Jangan biarkan kota ini menjadi surga bagi bandar narkoba. Selamatkan generasi muda, putus mata rantainya, dan bersihkan Padangsidimpuan dari narkoba," seru massa yang disambut pekikan dukungan dari peserta lainnya.

Menanggapi aspirasi warga, Kasat Narkoba Polres Padangsidimpuan, AKP Juli Purwono, menerima langsung perwakilan massa.

Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika.

Menurutnya, seluruh masukan dan informasi yang disampaikan akan menjadi perhatian serius pihak kepolisian dalam upaya penegakan hukum terhadap pelaku peredaran narkoba.

"Pemberantasan narkoba membutuhkan peran semua pihak. Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap informasi yang diterima dan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap para pelaku kejahatan narkotika di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan," ujarnya.

Aksi damai tersebut berakhir dalam keadaan aman dan tertib. Namun, gaung tuntutan masyarakat masih menggema.

Kini, publik menanti langkah konkret aparat penegak hukum untuk membuktikan bahwa tidak ada tempat aman bagi bandar narkoba di Kota Padangsidimpuan. (JN-Irul)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru