Rabu, 03 Juni 2026 WIB

Asyik Karaoke, Tiba-tiba Tes Urine: Satu Pengunjung THM di P.Sidimpuan Positif Sabu

Irul Daulay - Selasa, 02 Juni 2026 23:23 WIB
Asyik Karaoke, Tiba-tiba Tes Urine: Satu Pengunjung THM di P.Sidimpuan Positif Sabu
Foto: Petugas menunjukkan hasil tes urine seorang pengunjung yang terindikasi positif metamfetamin saat razia narkoba di salah satu tempat hiburan malam di Kota Padangsidimpuan, Senin (1/6/2026) malam.

P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id- Pengunjung yang datang ke tempat hiburan malam biasanya berharap pulang membawa kenangan lagu favorit.

Namun, Senin (1/6/2026) malam, sebagian pengunjung di 28 Karaoke & Bar justru mendapat kejutan berupa tes urine dari tim razia Polres Padangsidimpuan.

Razia yang dimulai sekitar pukul 23.40 WIB itu dipimpin KBO Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan, IPDA Amun K. Siregar, SH, bersama personel gabungan.

Kedatangan petugas membuat suasana yang sebelumnya diiringi dentuman musik berubah menjadi pemeriksaan satu per satu terhadap pengunjung.

Dari delapan pengunjung yang berada di lokasi, tiga orang dipilih secara acak untuk menjalani tes urine. Hasilnya, dua orang dinyatakan negatif.

Sementara seorang perempuan berinisial D (31) harus menghentikan "penampilannya" lebih cepat setelah hasil tes menunjukkan positif mengandung metamfetamin atau sabu.

Meski demikian, petugas tidak menemukan narkotika maupun barang bukti lainnya saat melakukan penggeledahan di lokasi.

Dengan kata lain, yang tertangkap bukan barangnya, melainkan jejak penggunaannya.

Razia ini menjadi pengingat bahwa di tengah gemerlap lampu karaoke, aparat tetap bekerja memastikan tempat hiburan malam tidak berubah menjadi tempat berkembangnya penyalahgunaan narkoba.

Petugas juga memberikan peringatan kepada pengelola agar lebih peduli terhadap lingkungan usahanya.

Sebab, dalam perang melawan narkoba, pengawasan tidak cukup hanya dari polisi, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh pihak.

Kegiatan KRYD tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polres Padangsidimpuan untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya.

Bila biasanya pengunjung mendapat nilai dari kualitas suara saat bernyanyi, malam itu ada "penilaian" lain yang jauh lebih penting.

Dan hasilnya mengingatkan bahwa satu hal yang tidak boleh ikut naik saat karaoke adalah kandungan narkoba dalam tubuh.

Bernyanyi boleh merdu, bergembira boleh, tetapi narkoba tetap harus keluar dari daftar lagu kehidupan masyarakat Padangsidimpuan. (JN-Irul)

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru