Antonius Tumanggor Dorong Warga Aktifkan IKD untuk Perkuat Akurasi Data Bantuan Sosial
Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyarakat miskin dan kurang
Politik
TAPSEL | Jelajahnews.id - Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu yang melibatkan seorang oknum anggota Polri.
Penetapan tersebut diumumkan langsung oleh Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara dalam pengungkapan kasus yang digelar pada Selasa (03/02/2026).
Diketahui dua tersangka tersebut berinisial KBD berusia (40), berdomisili di Kelurahan Muara Ampolu, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapsel.
Dan kedua, tersangka ANM (39) tahun, seorang anggota Polri, berdomisili di Kota Padangsidimpuan.
Penetapan tersangka tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin langsung Kapolres AKBP Yon Edi Winara, didampingi Kasat Resnarkoba Polres Tapsel AKP Ivan Roberth Sitompul serta Kasi Humas IPDA Amalisa Nofriyanti Siregar.

Kapolres menegaskan tidak ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat narkoba, termasuk dari internal kepolisian.
"Bila ada oknum polisi yang terlibat dalam peredaran narkoba, saya sikat tanpa pandang bulu. Tidak ada tempat bagi pengkhianat institusi. Siapa pun yang terlibat akan diproses hukum secara tegas dan terbuka," tegas AKBP Yon Edi Winara di hadapan awak media.
Kapolres menjelaskan, kasus ini bermula dari keresahan masyarakat di Lingkungan II, Kelurahan Muara Ampolu, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Pada Selasa malam (3/2/2026) sekitar pukul 20.30 WIB, warga secara spontan melakukan penggerebekan terhadap sebuah rumah yang diduga kerap dijadikan tempat aktivitas narkotika.
Situasi di lokasi sempat memanas ketika warga beramai-ramai mendatangi rumah tersangka berinisial KBD (40).
Di tengah ketegangan tersebut, KBD diduga berupaya menghilangkan barang bukti dengan membuang bungkusan plastik klip yang diduga berisi sabu ke dalam sumur kamar mandi.
Aksi itu diketahui warga. Seorang saksi bernama Sadar Simanjuntak melihat langsung KBD membuang bungkusan tersebut dan berhasil mengamankan satu paket sabu.
Personel Polsek Batang Toru yang tiba di lokasi kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan dan kembali menemukan satu bungkus plastik klip sedang berisi sabu dari dalam sumur kamar mandi.
Tak hanya itu, petugas juga melakukan penggeledahan terhadap tas hitam milik ANM (39) yang berada di lokasi. Dari dalam tas tersebut, polisi menemukan satu bungkus plastik klip sedang yang diduga berisi narkotika jenis sabu.
"Kedua orang tersebut langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Batang Toru sebelum selanjutnya diserahkan ke Satresnarkoba Polres Tapanuli Selatan untuk proses penyidikan lebih lanjut," jelas Kapolres.
Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Tapsel AKP Ivan Roberth Sitompul mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan, tersangka KBD mengakui bahwa seluruh sabu tersebut adalah miliknya.
"KBD mengaku membeli sabu dari seseorang berinisial Tuing yang saat ini masih dalam penyelidikan, sebanyak lima paket kecil dengan harga Rp1,5 juta di Kabupaten Asahan. Ia juga mengakui memberikan satu paket sabu kepada tersangka ANM," ungkap AKP Ivan.
Keterangan tersebut dibenarkan oleh ANM. Ia mengakui sabu yang ditemukan dalam tasnya berasal dari KBD dan diterimanya saat bersilaturahmi.
Atas perbuatannya, tersangka KBD dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun serta denda maksimal Rp2 miliar.
Sementara tersangka ANM disangkakan melanggar Pasal 609 ayat (1) huruf (a) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana penjara maksimal 12 tahun dan denda maksimal Rp2 miliar.
Polres Tapanuli Selatan memastikan seluruh barang bukti berupa narkotika jenis sabu, alat hisap, serta barang terkait lainnya telah diamankan. Penyidikan masih terus dikembangkan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas.
"Dalam perkara ini, negara adalah korban. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait narkoba. Sinergi masyarakat dan kepolisian adalah kunci memutus mata rantai peredaran narkotika," pungkas Kapolres. (JN- P.Harahap)
Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyarakat miskin dan kurang
Politik
Persoalan pembagian harta warisan keluarga diduga menjadi salah satu pemicu perselisihan dua saudara kandung di Desa Pinagar, Kecamatan Arse
Daerah
Niat awal hanya mencari tempat berlindung dari cuaca buruk justru membawa Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik bertemu langsung den
Daerah
Seorang pria berinisial IG (39) ditetapkan sebagai tersangka setelah diduga menembak tetangganya, AG (40), hingga tewas menggunakan senapan
Daerah
Upaya dua pria menjual sepeda motor hasil curian di Kota Padangsidimpuan berakhir siasia. Sebelum sempat mendapatkan pembeli, keduanya lebi
Daerah
Tapanuli Selatan (Tapsel), AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M., menegaskan komitmennya membangun sinergitas dengan insan pers sebagai mitra st
Daerah
TAPSEL Jelajahnews.id Misteri kematian bocah perempuan berusia enam tahun yang ditemukan tewas di dalam sumur di Desa Huta Holbung, Kecam
Daerah
Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fahrurrazi, mengungkapkan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruan
Daerah
Misteri kematian bocah perempuan berusia enam tahun yang ditemukan tak bernyawa di dalam sumur di salah satu desa di Kecamatan Angkola Muara
Daerah
Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan menghadirkan terobosan baru dalam percepatan pembangunan infrastr
Daerah