Jumat, 30 Januari 2026 WIB

Sarang Narkoba Silayang-layang Dibakar! Polisi Datang, Pemakai Kaget, Gubuk Ludes

editor - Kamis, 22 Januari 2026 19:47 WIB
Sarang Narkoba Silayang-layang Dibakar! Polisi Datang, Pemakai Kaget, Gubuk Ludes
Foto: Gubuk tempat penggunaan narkoba dibakar dipimpin Kasat Narkoba Padangsidimpuan, Iptu Junaidi Pardede.

P.SIDIMPUAN | Jelajahnews.id - Suasana Silayang-layang, Jalan Merdeka, Kelurahan Wek II, Kamis (22/1/2026) siang mendadak berubah panas.

Bukan karena cuaca, melainkan karena sarang narkoba dilalap api dan dua pemakainya digelandang polisi.

Baca Juga:

Aksi ini merupakan bagian dari Gerebek Sarang Narkoba (GSN) yang digelar Polres Padangsidimpuan.

Operasi dimulai sekitar pukul 14.30 WIB dan dipimpin langsung oleh PS Kasat Resnarkoba IPTU Junaidi Pardede, SH, MH.

Datang tanpa basa-basi, tim langsung menyisir lokasi yang selama ini diduga jadi "tempat nongkrong dunia gelap".

Hasilnya, dua pria dewasa tak bisa mengelak saat petugas menemukan sabu di tangan mereka.

"Kami tidak memberi ruang sedikit pun bagi peredaran narkoba. Sekecil apa pun barang buktinya, tetap kami tindak tegas," kata IPTU Junaidi kepada wartawan.

Dua pria tersebut diketahui bernama Onasis Siregar (49) dan Muhammad Armansyah (38).

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan masing-masing satu plastik klip transparan berisi sabu yang siap merusak diri dan lingkungan.

Bong Berserakan, Gubuk Jadi Markas

Penggerebekan tak berhenti sampai di situ. Saat patroli lanjutan, petugas menemukan sebuah gubuk sederhana yang diduga kuat sudah lama dijadikan markas pemakai dan transaksi narkoba.

Di dalam dan sekitar gubuk, polisi menyita "peralatan wajib" seperti 7 bong alat hisap sabu sendok pipet, mancis, lima plastik klip kosong.

"Gubuk itu sudah tidak layak dipertahankan. Kami duga kuat menjadi tempat penyalahgunaan narkoba, maka langsung kami musnahkan," tegas Junaidi.

Api Menyala, Pesan Tegas Disampaikan

Tak mau setengah-setengah, gubuk tersebut langsung dibakar di lokasi. Api menyala, asap membubung, dan pesan aparat pun jelas: Silayang-layang bukan tempat aman bagi narkoba.

"Ini bukan sekadar penangkapan. Ini peringatan keras bagi siapa pun yang masih nekat bermain narkoba di wilayah ini," ujar IPTU Junaidi.

Operasi GSN ini melibatkan lintas unsur, mulai dari Satresnarkoba, Satintelkam, Sipropam, personel TNI Kodim 0212 Tapanuli Selatan, hingga pemerintah kelurahan setempat.

Polisi Minta Warga Jangan Diam

Di akhir kegiatan, IPTU Junaidi mengajak masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam memerangi narkoba.

"Kalau masyarakat diam, narkoba tumbuh. Kalau masyarakat berani melapor, narkoba bisa kita habisi," ujarnya.

Polres Padangsidimpuan berharap, langkah tegas ini dapat memutus mata rantai peredaran narkoba dan menyelamatkan generasi muda dari bahaya laten barang haram tersebut. (JN-Irul)

Editor
: Irul Daulay
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru