Selasa, 27 Januari 2026 WIB

Bobby Sebut Pertamina Tambah SPBU Beroperasi 24 Jam untuk Atasi Antrean Panjang di Sumut

editor - Selasa, 02 Desember 2025 14:18 WIB
Bobby Sebut Pertamina Tambah SPBU Beroperasi 24 Jam untuk Atasi Antrean Panjang di Sumut
Bobby Nasution

TAPTENG -Pertamina Patra Niaga akan menambah jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang beroperasi selama 24 jam di Kota Medan dan sejumlah daerah lainnya di Sumatera Utara (Sumut). Langkah ini diambil untuk mengurangi antrean panjang yang masih terjadi di banyak SPBU menyusul meningkatnya kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) pascabencana di beberapa wilayah.

Kebijakan tersebut diumumkan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, seusai menghadiri rapat darurat penanganan bencana bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dan Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kantor Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Selasa (2/12/2025).

"Di Medan saat ini terdapat 90 SPBU, dan 40 di antaranya sudah beroperasi 24 jam. Hasil rapat tadi, akan kita tambah menjadi sekitar 60 SPBU yang buka 24 jam, dan bila memungkinkan kita tingkatkan lagi hingga 90 SPBU," ujar Ega.

Ia memastikan stok BBM di Medan dalam kondisi aman. Dua kapal pengangkut BBM telah bersandar di terminal BBM Medan, sehingga distribusi dapat berjalan lebih lancar.

"Untuk Medan sendiri, stok kami aman karena dua kapal sudah bersandar di terminal Medan. Untuk mengurangi antrean, kami akan menambah SPBU beroperasi 24 jam," jelasnya.

Selain Medan, pemerintah pusat juga menyoroti distribusi BBM ke wilayah Tapteng dan Kota Sibolga yang selama beberapa hari terhambat akibat kerusakan akses jalan pascabencana. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa suplai BBM mulai didorong kembali ke dua daerah tersebut.

"Untuk BBM mulai malam ini kita coba masukkan. Selama ini sudah masuk ke Tapteng, tetapi karena persoalan jalan distribusi terhambat. Malam ini kita cari cara agar BBM dari Pelabuhan Sibolga bisa masuk," ujar Bahlil.

Ia menginstruksikan Pertamina Patra Niaga untuk mengaktifkan lima SPBU di wilayah terdampak dan memastikan seluruhnya beroperasi penuh selama 24 jam.

"Saya sudah minta Patra Niaga, yang tadinya baru tiga pompa bensin aktif kita naikkan menjadi lima, dan semuanya buka 24 jam. Tidak perlu barcode sementara waktu, ini untuk mengantisipasi kondisi," tegasnya.

Namun, Bahlil meminta masyarakat tidak melakukan penimbunan maupun penyalahgunaan pembelian BBM selama masa tanggap darurat.

"Saya mohon kepada saudara-saudara semua, jangan disalahgunakan. Gunakan BBM sesuai kebutuhan," katanya.

Penambahan jam operasional SPBU diharapkan dapat mempercepat pemulihan mobilitas warga, memperlancar distribusi bantuan, dan memulihkan aktivitas ekonomi di kota-kota terdampak bencana di Sumatera Utara.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru