PALUTA, Jelajahnews.id - Seorang pria paruh baya yang berprofesi sebagai pedagang sate diduga kuat menjadi korban begal sadis saat melintas di jalan lintas wilayah Desa Pangirkiran, Kecamatan Hulu Sihapas.
Peristiwa mencekam ini diperkirakan terjadi pada Sabtu (15/11) sekitar pukul 18.30 WIB (waktu Magrib), ketika jalanan mulai sepi.
Penuh Luka Sayatan, Sempat Tak Sadarkan Diri
Aksi kriminalitas tersebut menggemparkan warga Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).
Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, kondisi korban sangat memprihatinkan. Dari foto dan video yang beredar, korban terlihat tidak sadarkan diri dan mengalami luka-luka parah di sekujur tubuhnya, yang diduga kuat merupakan bekas sabetan senjata tajam.
Korban sempat dilarikan dan dirawat sementara di UPTD Puskesmas Aek Godang.
Kepala Puskesmas Aek Godang, Yusniar Harahap, membenarkan bahwa pihaknya sempat menangani korban begal tersebut.
"Benar, tadi sore sempat kita merawat pasien di IGD yang infonya adalah korban begal. Tapi melihat kondisinya, kita langsung merujuk dan membawa korban dengan mobil ambulans menuju RSUD Paluta di Desa Aek Haruaya," terang Yusniar saat dihubungi pada Sabtu (15/11) malam.
Pelaku Bawa Kabur Harta Benda Korban
Saat ini, korban dilaporkan tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Aek Haruaya.
Sementara itu, harta benda korban, yakni sepeda motor dan gerobak sate yang menjadi sumber mata pencahariannya, belum ditemukan hingga berita ini diturunkan. Kedua benda tersebut diduga telah dilarikan oleh para pelaku begal.
Aparat kepolisian diharapkan segera mengusut tuntas kasus pembegalan yang mengancam keselamatan warga dan para pedagang di wilayah Paluta ini.