Satu Bal Ganja di Jok Motor, Polisi Bongkar Peran Dua Terduga Pelaku
Sebuah sepeda motor Honda Beat warna putih biru yang melaju santai di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Batunadua Julu, ternyata menyimpan "m
Daerah
Dalam kegiatan ini, Bupati didampingi oleh, Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, para kepala OPD terkait, Kabag Perekonomian dan SDA, Perwakilan dari OJK Provinsi Sumatera Utara
Forum nasional ini merupakan ajang penilaian terhadap kinerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dari seluruh Indonesia.
Dengan tema \"Komitmen, Kolaborasi, dan Keberlanjutan\", TPAKD Kabupaten Langkat menampilkan berbagai inovasi program unggulan yang telah berjalan. Dalam pemaparannya, Bupati Syah Afandin menegaskan bahwa seluruh program TPAKD Langkat dirancang sejalan dengan tagline daerah: “Bersatu Sekata Berpadu Berjaya.”
“TPAKD Langkat berkomitmen hadir sebagai motor penggerak akses keuangan masyarakat. Ini diwujudkan melalui empat pilar aksi nyata: Bersatu membangun akar, Sekata dalam layanan, Berpadu untuk tangguh, dan Berjaya dengan budaya,” ujar Bupati.
Salah satu program unggulan yang mendapat perhatian besar adalah “No One Gets Left Behind: Program Peduli Disabilitas.” Program ini diinisiasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Langkat dan dirancang untuk membuka akses keuangan bagi penyandang disabilitas melalui, Edukasi keuangan, Pendampingan usaha, Business matching dengan lembaga keuangan formal.
Sebanyak 50 pelaku UMKM, termasuk penyandang disabilitas, mendapatkan akses pembiayaan usaha. Dua di antaranya berhasil memperoleh modal usaha senilai total Rp165 juta.
Plt. Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, M. Ismail Riyadi, yang turut menjadi panelis penilaian, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dihadirkan TPAKD Langkat.
“Kami sangat mengapresiasi pendekatan inklusif dari Langkat. Ini bukti bahwa TPAKD bisa menjangkau kelompok rentan dan membantu mereka berdiri sejajar dalam mengembangkan usahanya,” ujarnya.
Melalui partisipasinya dalam TPAKD Award, Bupati Syah Afandin menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang inklusif, responsif, dan merata dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Kami berharap program inklusi ini terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi daerah lain. Pemerintah harus hadir untuk semua kalangan,” tegas Bupati.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara, Pemerintah daerah, Lembaga keuangan, dan Masyarakat.
Langkat menegaskan peran aktifnya dalam menciptakan ekosistem keuangan yang berkeadilan, berkelanjutan, dan menyentuh kelompok yang selama ini termarjinalkan.(jns)
Sebuah sepeda motor Honda Beat warna putih biru yang melaju santai di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Batunadua Julu, ternyata menyimpan "m
Daerah
Niat mengantar paket demi mendapatkan upah, seorang pria di Kecamatan Halongonan justru harus berurusan dengan aparat penegak hukum.
Daerah
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, memberi sinyal kuat perlunya evaluasi terhadap kinerja pengurus harian Lembaga Pengembangan Tilawatil
Daerah
Tiga CPNS Kantah P.Sidimpuan Resmi Jadi PNS, Siap Perkuat Pelayanan PertanahanadsenseP.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Tiga Calon Pegawai Neg
Daerah
PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Padangsidimpuan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonom
Daerah
Sidang perdana perkara Perbuatan Melawan Hukum (PMH) Nomor 218/Pdt.G/2026/PN Lbp yang diajukan MS (72) terhadap Yayasan Medistra Lubuk Pakam
Hukrim
Momentum serah terima jabatan di lingkungan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Utara menjadi titik awal pengua
Daerah
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan dukungannya terhadap program pelatihan dan penempatan pekerja migran Indonesia y
Daerah
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya untuk mendukung kebangkitan sepak bola Kota Medan melalui pembinaan usia
Daerah
Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padangsidimpuan membekuk dua pria yang diduga kuat terlibat dalam tindak pidana narkotika deng
Daerah