Fraksi PDIP DPRD Medan Soroti RAPBD 2027, Desak Solusi Air Bersih hingga Evaluasi Kinerja OPD
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan menegaskan akan tetap bersikap kritis dalam mengawal penggunaan anggaran dan kebijakan pembangunan yan
Politik
KARO - Dinas Kesehatan Karo menegaskan lima tenaga kerja asing asal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang sebelumnya melewati masa observasi selama 14 hari, dinyatakan sehat, tidak mengidap Virus Corona atau Convid-19, Senin (17/02/2020).
Sejak awal Februari 2020, kelima TKA Tiongkok, seorang di antaranya perempuan, yang bekerja di proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) di Desa Kandibata, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menjalani masa observasi selama dua pekan (14 hari). Observasi dilakukan di area pengerjaan PLTHM.
Tindakan observasi terhadap kelima TKA Tiongkok dilakukan, setelah diketahui kelimanya baru tiba di Kabupaten Karo pada akhir Januari dan awal Februari 2020. Kepala Dinas Kesehatan Karo Irna Syafrina mengungkapkan, selama masa observasi tidak ditemukan gejala-gejala kelima TKA Tiongkok mengidap Convid-19.
“Kami sudah melakukan tindakan observasi selama 14 hari. Dan tiap hari kami rutin melakukan pengecekan kondisi kesehatan pada kelima pekerja asing ini. Sampai hari ini tidak ada ditemukan gejala atau tanda pneumonia atau sakit lainnya.
Dan kita nyatakan kalau kelimanya sehat terhindar dari Virus Corona (Convid-19),” kata Irna Syafrina bersama Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Wakil Bupati Karo Cory Seriwaty Sebayang, Irna Syafrina mengunjungi lokasi observasi kelima TKA Tiongkok.
Setelah melewati masa observasi, Irna menyebutkan, kelima TKA Tiongkok kini dapat beraktivitas, bekerja kembali. Meski demikian, tegas Irna, pihaknya masih terus melakukan pemantauan kesehatan.
“Kita upayakan untuk tetap berkoordinasi dengan pekerja asing itu. Jika suatu saat terjadi gejala atau gangguan pernapasan, segera dapat kita lihat kondisi kesehatannya guna mencegah hal yang tidak diinginkan,”ungkapnya. Bupati Karo Terkelin Brahmana mengaku senang dengan hasil observasi selama 14 hari terhadap kelima TKA Tiongkok.
“Setelah kita dengarkan pernyataan dari Kadis Kesehatan tadi, kita sangat senang atas hasilnya. Bahwa kelimanya tidak terkena Virus Corona. Tapi kita terus upayakan mengecek kondisi kesehatan mereka,” katanya.
Terkelin mengimbau kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Karo untuk tidak panik dan khawatir akan adanya ancaman Virus Corona, yang oleh WHO (Badan Kesehatan Dunia) secara resmi virus ini diberi nama Convid-19.
“Untuk masyarakat jangan panik dan takut lagi, karena kelimanya dinyatakan sehat. Serta jangan mudah percaya dengan adanya berita atau kabar hoaks yang mengatakan kalau ada Virus Corona di Karo,”terangnya.(Jai)
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan menegaskan akan tetap bersikap kritis dalam mengawal penggunaan anggaran dan kebijakan pembangunan yan
Politik
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangkaian kegiatan edukatif bertajuk Spark Go To Campus di
Daerah
Sekretaris Komisi II DPRD Kota Medan H. Iswanda Ramli, S.E. atau yang akrab disapa Nanda Ramli, menyoroti meningkatnya kasus Influenza Tipe
Politik
Suasana halaman Masjid Al Ikhlas di Jalan Raharja, Lingkungan 12, Pondok Batuan, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, tampak be
Daerah
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung persoalan banjir yang kerap melanda Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang,
Daerah
Brigjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H., kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara.
Daerah
Seorang siswi kelas II sekolah dasar (SD) berinisial NAL (8) ditemukan meninggal dunia di belakang rumahnya di Kecamatan Bukit Malintang, Ka
Daerah
Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kantor Wilayah mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padang Sidempuan, Jumat (02/10/26).
Daerah
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya aksi nyata dari jajaran pengurus Majelis Pimpinan Daerah (MPD) Ikatan
Daerah
Pemerintah Kota (Pemko) Medan berencana merevitalisasi kawasan Taman Sri Deli secara bertahap mulai tahun 2026. Program ini menjadi bagian d
Daerah