oleh

Resmi Pelatihan Imam dan Khotib Dibuka, Walikota: Jangan Sampaikan Dakwah Ujaran Kebencian dan Buka Aib Orang

TANJUNGBALAI – Plt Wali Kota Tanjungbalai Waris Tholib secara resmi membuka pelatihan Imam dan Khotib bagi masyarakat di Aula MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota Tanjungbalai, Senin (13/9/2021).

Kegiatan yang mengusung tema “Dalam Mewujudkan Rahmatan Lil A’lamin Bagi Masyarakat Kota Tanjungbalai” diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan MUI Kota Tanjungbalai.

Waris Tholib menyampaikan kepada seluruh peserta pelatihan, agar memanfaatkan momentum berharga ini untuk mengembangkan diri dan meningkatkan wawasan keislaman.

Ia pun berharap pelatihan itu memberikan pemahaman tentang pelaksanaan syariat Islam dan meningkatkan peran khatib dan imam dalam pembinaan spiritualitas masyarakat.

“Peserta harus belajar serius dan benar-benar mengikuti pelatihan. Jangan sampai sebagai Khatib menyampaikan dakwah ujaran kebencian, membuka aib orang. Apalagi tidak sesuai kaidah dan tidak memahami aturan khotbah,” pesan Waris.

Menurutnya, Khotib dan Imam mempunyai peran kedudukan yang sama yakni selalu berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam setiap kegiatan-kegiatan.

Kedua pemuka agama tersebut harus membina umat dari berbagai persoalan. Terlebih di tengah kemunculan berbagai fenomena penyimpangan ajaran agama oleh pihak-pihak tertentu.

“Tugas dan tanggung jawab para khatib dan juga imam masjid adalah dalam menangani berbagai isu agar dapat diselesaikan dengan baik. Dakwah yang santun, semoga bisa tersebar luas dan dapat diterima oleh masyarakat Tanjungbalai. Khatib dan Imam harus membawa misi Rahmatal Lil A’lamin, menjadi penyejuk di Tanjungbalai kota yang kita cintai ini,” tutupnya.

Dalam kesempatan itu, Plt Walikota menyerahkan kain sarung secara simbilis kepada peserta training sebagai bentuk komitmen Pemkot Tanjungbalai untuk mendukung program MUI Tanjungbalai yang menggelar kegiatan pelatihan Khatib dan Imam tersebut.

Pelatihan Khotib dan Imam diikuti oleh 41 orang peserta, yang berasal dari utusan organisasi kegamaan dan sekolah, diantaranya yakni PRITA, Fordapim, Mimbar, FPDB, Podium, Madrasah, dan utusan MUI Kecamatan.

Adapun Narasumber dalam pelatihan yakni Ustadz Ramlan Panjaitan, yang bertindak menjadi pelatih Imam dan Ustadz Afrizal Zulkarnain sebagai pelatih Khatib.

Turut hadir, Ketua MUI Tanjungbalai Hajarul Aswadi, Kabag Umum Hurmaini Nasution dan Kabag Kessos Mhd Fakhrialdi. (Kurniawan).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.