Tangis Maya di Ruang Sidang: Ibu Hamil Ini Mengaku Hanya Menyelamatkan Suaminya
Suasana haru menyelimuti ruang sidang di Pengadilan Negeri Sibolga, Kamis (12/03/2026), saat terdakwa Maya Sari Harahap membacakan pembelaan
Daerah
MEDAN -Curah hujan tinggi yang mengguyur Kota Medan dalam beberapa hari terakhir kembali memicu banjir besar di sejumlah kawasan. Menyikapi kondisi tersebut, Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, meminta Pemerintah Kota (Pemko) Medan memperbesar anggaran penanganan banjir dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.
Antonius menyatakan banjir yang melanda wilayah Medan Barat, Medan Helvetia, Medan Baru, dan sebagian Medan Petisah menunjukkan perlunya langkah yang lebih serius dari pemerintah. Ia menegaskan bahwa dua kecamatan paling rawan adalah Medan Barat dan Medan Helvetia.
"Saya sangat sedih melihat kejadian ini. Banjir kali ini merenggut korban jiwa, banyak warga terpaksa mengungsi, dan rumah mereka terendam tanpa sempat menyelamatkan perabotan maupun kendaraan," ujarnya dengan nada prihatin, kemarin.
Baca Juga:Ia menjelaskan derasnya arus dan lambatnya bantuan evakuasi membuat warga nekat menerobos banjir demi menyelamatkan diri. "Ada warga yang terhanyut, bahkan dikabarkan masuk ke gorong-gorong. Keterlambatan bantuan ini sangat berbahaya," tegasnya.
Antonius mendorong Pemko Medan menambah tenaga honorer pada Dinas Pemadam Kebakaran serta BPBD Kota Medan agar respons bencana lebih cepat. Menurutnya, saat banjir terjadi, banyak warga menghubunginya untuk meminta perahu karet, makanan, hingga obat-obatan, namun upaya bantuan terhambat karena akses jalan digenangi air.
"Bayangkan, ketinggian air mencapai dada orang dewasa. Beberapa kawasan di Medan Barat seperti Kelurahan Karya Sei Agul, Karang Berombak, Brayan, Silalas, bahkan sebagian Kesawan adalah titik paling parah," jelasnya.
Antonius juga mengingatkan bahwa Kecamatan Medan Barat merupakan titik nol Kota Medan, sehingga secara geografis membutuhkan perhatian lebih dalam mitigasi banjir. Ia menambahkan bahwa kawasan rawan di Medan Helvetia, seperti Helvetia Timur, Cinta Damai, Tanjung Gusta, Helvetia Tengah, Helvetia, dan Dwikora, memerlukan penanganan serius.
Suasana haru menyelimuti ruang sidang di Pengadilan Negeri Sibolga, Kamis (12/03/2026), saat terdakwa Maya Sari Harahap membacakan pembelaan
Daerah
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan melaksanakan penandatanganan adendum
Daerah
Momen haru mewarnai rangkaian penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke127 Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Angkola Sangkunu
Ragam
Program TMMD ke127 Tahun Anggaran 2026 di Kodim 0212/Tapanuli Selatan resmi ditutup pada Rabu (11/3/2026).
Ragam
TAPTENG Jelajahnews.id Suasana haru menyelimuti ruang sidang di Pengadilan Negeri Sibolga, Kamis (12/03/2026), saat terdakwa Maya Sari H
Daerah
TAPTENG Jelajahnews.id Suasana haru menyelimuti ruang sidang di Pengadilan Negeri Sibolga, Kamis (12/03/2026), saat terdakwa Maya Sari H
Daerah
TAPTENG Jelajahnews.id Suasana haru menyelimuti ruang sidang di Pengadilan Negeri Sibolga, Kamis (12/03/2026), saat terdakwa Maya Sari H
Daerah
TAPTENG Jelajahnews.id Suasana haru menyelimuti ruang sidang di Pengadilan Negeri Sibolga, Kamis (12/03/2026), saat terdakwa Maya Sari H
Daerah
P.SIDIMPUAN Jelajahnews.id Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan parkir di Kota Padangsidimpuan akhirnya berbuah penetapan ters
Daerah
Irdam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Josafath M. Robert Duka menandatangani prasasti penutup TMMD ke127 di Angkola Sangkunur, Tapanuli Selatan
Ragam