Pemilik di Luar Kota, Motor Warga Kampung Darek Digondol Maling, Polisi: Pelaku Sudah Ditangkap
Apes, ditinggal ke luar kota, motor warga Wek VI Padangsidimpuan digondol maling.
Daerah
TAPSEL| Jelajahnews.id - Modus peredaran narkoba dengan menyamarkan koper berisi ganja ke dalam karung goni berhasil digagalkan Polres Tapanuli Selatan (Tapsel).
Sebanyak 15 kilogram narkotika jenis ganja kering disita Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapsel dari tangan seorang pria asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Pelaku berinisial AHB (49) diciduk saat melintas di Desa Aek Badak, Kecamatan Sayur Matinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, pada Rabu (21/10/2026) siang.
Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., S.H., M.M., melalui Kasat Resnarkoba AKP Philip Antonio Purba, S.H., M.H., membenarkan pengungkapan tersebut.
"Pengungkapan berawal dari informasi hasil penyelidikan di lapangan mengenai adanya seorang pria yang diduga membawa narkotika jenis ganja dalam jumlah besar," ungkap AKP Philip, Minggu (31/10/2026).
Berbekal informasi itu, tim opsnal Satresnarkoba langsung bergerak dan melakukan penyekatan di wilayah Desa Aek Badak.
Gerak-gerik AHB yang mencurigakan membuat petugas langsung melakukan pemeriksaan. Saat itu, AHB kedapatan membawa sebuah goni putih.
Kecurigaan petugas terbukti. Di dalam goni tersebut, tersimpan sebuah koper berwarna abu-abu yang terbungkus plastik biru dan dililit lakban dengan sangat rapat.
Setelah koper dibuka, petugas menemukan tumpukan daun ganja kering yang sudah dipadatkan dengan berat mencapai sekitar 15 kilogram.
"Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan satu buah goni putih berisi koper abu-abu yang dibungkus plastik biru dan dilakban yang berisikan ganja dengan berat sekitar 15 kilogram," jelas Philip.
Tak hanya itu, polisi juga menemukan barang bukti lain yang disimpan pelaku di saku celananya.
"Selain ganja seberat 15 kilogram di dalam koper, kami juga menemukan satu genggam ganja seberat 5,15 gram dari saku celana depan sebelah kiri," tambahnya.
Saat diinterogasi, AHB tak berkutik. Namun ia berdalih bahwa belasan kilogram ganja tersebut bukan miliknya.
Kepada penyidik, AHB mengaku hanya disuruh membawa. Ia menyebut barang haram itu milik rekannya berinisial A.
"Dimana AHB ini mengaku bahwa barang haram tersebut merupakan milik rekannya berinisial A yang saat ini masih dalam penyelidikan," kata Philip.
Saat ini, AHB beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Tapanuli Selatan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
AKP Philip menegaskan, pihaknya tidak akan berhenti sampai di situ. Tim masih mendalami asal-usul ganja dan mengejar pemilik sebenarnya.
"Keterangan yang disampaikan saat pemeriksaan awal akan kami dalami melalui proses penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap jaringan di atasnya," pungkasnya. (JN-Irul)
Apes, ditinggal ke luar kota, motor warga Wek VI Padangsidimpuan digondol maling.
Daerah
Modus peredaran narkoba dengan menyamarkan koper berisi ganja ke dalam karung goni berhasil digagalkan Polres Tapanuli Selatan (Tapsel).
Daerah
Siapa sangka, langkah kecil seorang anak yang belajar menari di taman baca di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, kini memb
Daerah
Pembangunan jaringan irigasi melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di Desa Kilang Papan, Kecamatan Sipirok,
Daerah
Julpan Tambunan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) periode 2026&ndash20
Daerah
Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) keIX menjadi momentum memperkuat profesionalisme, solidari
Daerah
Sesosok mayat lakilaki ditemukan tersangkut di bebatuan aliran Sungai Batang Ayumi, wilayah Desa Huta Lombang, Kecamatan Padangsidimpuan Te
Daerah
Permohonan ahli waris atas nama Abdul Wahab Tanjung menjadi agenda pembahasan Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Padangsidimpuan bersama Kantor
Daerah
Modifikasi tangki mobil menjadi cara yang diduga digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi secara ilegal.
Daerah
Saluran irigasi mulai dikerjakan, batu dan semen terlihat tersusun. Namun, ada satu hal yang justru belum terlihat dalam dokumentasi di loka
Daerah