Rico Waas Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat SPARK Go To Campus, Tekankan Edukasi Kesehatan Reproduksi
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangkaian kegiatan edukatif bertajuk Spark Go To Campus di
Daerah
MEDAN -Pemerintah Kota (Pemko) Medan memaparkan perkembangan penanganan pascabencana hidrometeorologi kepada Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Alam Wilayah Sumatera dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di Balai Kota Medan, Senin (28/9/2026).
Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kota Medan, Erfin Fachrurrazi, menyampaikan bahwa dari 21 kecamatan di Kota Medan, sebanyak 19 kecamatan terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir 2025.
Baca Juga:
Ia menegaskan Pemko Medan telah menindaklanjuti arahan pemerintah pusat dengan melaksanakan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi secara bertahap.
"Dari total 21 kecamatan, 19 di antaranya terdampak. Saat ini kami terus menjalankan proses rehabilitasi dan rekonstruksi sesuai arahan pemerintah pusat," ujar Erfin.
Menurutnya, alokasi Transfer ke Daerah (TKD) yang diterima Pemko Medan telah dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 guna mendukung berbagai program penanganan pascabencana. Pemanfaatan anggaran tersebut tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik, tetapi juga untuk memperkuat pelayanan dasar kepada masyarakat.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperluas layanan administrasi kependudukan bagi warga terdampak yang kehilangan dokumen. Jika sebelumnya pelayanan terpusat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, kini layanan tersebut telah diperluas ke seluruh kecamatan.
"Setelah pascabencana, pelayanan administrasi kependudukan kami lakukan di 21 kecamatan agar masyarakat lebih mudah dan cepat mendapatkan dokumen yang dibutuhkan," jelasnya.
Selain itu, Pemko Medan juga melakukan rehabilitasi dan pembangunan sarana pelayanan kesehatan, seperti puskesmas dan puskesmas pembantu (pustu). Pembenahan sarana persampahan turut menjadi perhatian karena penumpukan sampah saat bencana sempat menghambat proses pembersihan akibat keterbatasan fasilitas.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) turut menyampaikan perkembangan penanganan sesuai bidang masing-masing, di antaranya Kepala Bappeda Ferri Ichsan, Kepala Dinas Sosial Khoiruddin Rangkuti, serta Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Khairul Azmi.
Erfin mengakui pelaksanaan sejumlah program masih menghadapi kendala teknis dan administratif, termasuk adanya perubahan kebijakan pengadaan barang dan jasa. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang lebih intensif dengan kementerian dan lembaga terkait guna mempercepat realisasi program.
"Kami berharap kehadiran Satgas PRR dapat membantu mendorong percepatan pelaksanaan program di daerah," katanya.
Terkait bantuan bagi masyarakat terdampak, Erfin menyebut bantuan stimulan untuk rumah rusak ringan dan sedang telah diterima. Namun, bantuan untuk rumah rusak berat hingga saat ini belum diperoleh.
Sementara itu, terkait jaminan hidup, Pemko Medan tidak mengusulkan bantuan tersebut. Namun, terdapat perbedaan data yang masih perlu diklarifikasi dan disesuaikan dengan kelengkapan administrasi.
Wakil Sekretaris Satgas PRR Pascabencana Alam Wilayah Sumatera, Marsekal Pertama (Marsda) TNI Mohammad Nurdin, mengatakan kunjungan tim bertujuan untuk mengonfirmasi data sekaligus mendengarkan kendala yang dihadapi pemerintah daerah.
"Satgas ini tidak mengambil alih tugas kementerian dan lembaga. Kami berfungsi sebagai koordinator untuk membantu mengurai permasalahan di daerah yang berdampak kepada masyarakat," ujar Nurdin.
Ia menegaskan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi membutuhkan terobosan yang tetap berada dalam koridor hukum. Transparansi dan akuntabilitas menjadi hal penting mengingat dana yang digunakan berasal dari keuangan negara.
Usai pertemuan, tim Satgas PRR bersama Pemko Medan melanjutkan kegiatan dengan peninjauan lapangan yang didampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan OPD terkait.(jns)
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas ribuan peserta jalan sehat dalam rangkaian kegiatan edukatif bertajuk Spark Go To Campus di
Daerah
Suasana halaman Masjid Al Ikhlas di Jalan Raharja, Lingkungan 12, Pondok Batuan, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, tampak be
Daerah
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau langsung persoalan banjir yang kerap melanda Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang,
Daerah
Brigjen Pol Sonny Irawan, S.I.K., M.H., kembali mendapat kepercayaan untuk memimpin jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara.
Daerah
Seorang siswi kelas II sekolah dasar (SD) berinisial NAL (8) ditemukan meninggal dunia di belakang rumahnya di Kecamatan Bukit Malintang, Ka
Daerah
Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kantor Wilayah mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padang Sidempuan, Jumat (02/10/26).
Daerah
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pentingnya aksi nyata dari jajaran pengurus Majelis Pimpinan Daerah (MPD) Ikatan
Daerah
Pemerintah Kota (Pemko) Medan berencana merevitalisasi kawasan Taman Sri Deli secara bertahap mulai tahun 2026. Program ini menjadi bagian d
Daerah
TAPSEL Jelajahnews.id Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 tidak hanya menjadi momentum mengenang perjalanan sejarah bangsa.
Daerah
Warga sekitar yang berada di Kantor Pusat Perumda Tirtanadi Jl SM Raja Kota Medan merasa berbahagia pasalnya mereka merasa sangat terbantu
Daerah