"Kalau yang itu langsung dipasang hari ini," ujar Rico, yang disambut tepuk tangan warga.
Dalam dialog tersebut, warga lain bernama Zulfikar juga mempertanyakan persoalan bantuan sosial, khususnya ketidaksesuaian data desil. Rico menjelaskan masyarakat dapat melakukan verifikasi dan pembaruan data melalui operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) di kantor lurah, aplikasi Parlinsos, Cek Bansos, maupun Data Terpadu Sosial Nasional (DTSN).
Rico menegaskan program Sapa Warga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari administrasi kependudukan hingga infrastruktur dan sosial.
"Problem apa pun silakan sampaikan kepada saya hari ini," katanya.
Di sisi keamanan, Rico mengungkapkan Pemko Medan akan memasang 10.000 kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV) mulai tahun depan. Setiap kecamatan direncanakan mendapatkan sekitar 500 unit CCTV yang terhubung dalam satu sistem pemantauan.
"Untuk satu Kota Medan itu kami siapkan 10.000 CCTV yang akan kami kontrol semuanya," ujarnya.