Senin, 10 Agustus 2026 WIB

Andreas Pandapotan Purba: Pancasila Jangan Sekadar Dihafal, Tapi Harus Diamalkan

editor - Minggu, 09 Agustus 2026 15:03 WIB
Andreas Pandapotan Purba: Pancasila Jangan Sekadar Dihafal, Tapi Harus Diamalkan
Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, Andreas Pandapotan Purba, S.Ak, saat melaksanakan kegiatan Pembinaan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di tengah masyarakat, Sabtu (08/08/2026) siang hingga sore.

MEDAN - Nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dinilai tidak cukup hanya dipahami secara teoritis, tetapi harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, Andreas Pandapotan Purba, S.Ak, saat melaksanakan kegiatan Pembinaan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di tengah masyarakat, Sabtu (08/08/2026) siang hingga sore.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Jalan Rela Gang Mesjid, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung dan di Jalan Pelita 5, Kelurahan Sidorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan tersebut, Andreas mengajak masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, saling menghormati, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Menurut Andreas, tantangan kehidupan bermasyarakat saat ini semakin kompleks. Karena itu, pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan harus terus diperkuat, terutama agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun isu yang dapat memecah persatuan.

"Pancasila jangan hanya kita hafalkan, tetapi harus kita amalkan. Nilai persatuan, gotong royong, toleransi dan saling menghormati harus benar-benar terlihat dalam kehidupan kita sehari-hari," ujar Andreas.

Ia menegaskan, perbedaan pilihan, latar belakang maupun pandangan di tengah masyarakat seharusnya tidak menjadi alasan untuk saling bermusuhan. Justru, kata Andreas, keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus dirawat bersama.

"Kita boleh berbeda pilihan dan pendapat, tetapi jangan sampai perbedaan itu membuat kita kehilangan rasa persaudaraan. Kita tetap satu sebagai masyarakat Indonesia dan harus menjaga persatuan," katanya.

Andreas juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan lingkungan masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, pendidikan Pancasila tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan maupun pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.

Editor
: editor
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru